Senin, 10 Juni 2013

Bentuk-bentuk Utama dalam Terapi

1. Terapi Supportive

a. Definisi terapi suportif Suatu bentuk terapi alternatif yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien beradaptasi dengan baik terhadap suatu masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan suatu kenyamanan hidup terhadap gangguan psikisnya.

b. Tujuan dari terapi suportif adalah
• Menaikkan fungsi psikologi dan sosial
• Menyokong harga dirinya dan keyakinan dirinya sebanyak mungkin
• Menyadari realitas, keterbatasannya, agar dapat diterima
• Mencegah terjadinya relaps
• Bertujuan agar penyesuaian baik
• Mencegah ketergantungan pada dokter
• Memindahkan dukungan profesional kepada keluarga

2. Terapi Reeducative

Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik yang letaknya lebih banyak di alam sadar, dengan usaha berencana untuk menyesuaikan diri.
Cara-cara psikoterapi reduktif antara lain : 
-          Terapi hubungan antar manusi (relationship therapy) 
-          Terapi sikap (attitude therapy)
-          Terapi wawancara ( interview therapy) 
-          Analisan dan sinthesa yang distributif (terapi psikobiologik Adolf meyer) 
-          Konseling terapetik

3. Terapi Reconstructive

Untuk mencapai pengertian tentang konflik-konflik yang letaknaya dialam tak sadar, dengan usaha untuk mendapatkan perubahan yang luas daripada struktur kepribadian dan pengluasan pertumbuhan kepribadian dengan pengembangan potensi penyesuaian diri yang baru. 
Cara psikoterapi reconstructive :
Psikoanalisa freud dan Psikoanalisa non freud psikoterapi yang berorientasi kepada psikoanalisa dengan cara : asosiasi bebas, analisis mimpi, hipoanalisa/sintesa, narkoterapi, terapi main, terapi kelompok analitik. 1. Beberapa jenis psikoterapi suportif semua dokter kiranya harus dapat melakukan psikoterapi suportif jenis katarsis, persuasi, sugesti, penjaminan kembali, bimbingan dan penyuluhan (konseling) kembali memodifikasi tujuan dan membangktikan serta memprgunakan potensi kreatif yang ada



-          Terai case work
-          Reconditioning
-          Terapi kelompok yang reduktif
-          Terapi somatic 

Senin, 06 Mei 2013

Perbedaan Antara Psikoterapi dengan Konseling

Perbedaan antara konseling dan psikoterapi adalah: A. Konseling 1. Berpusat pandang masa kini dan masa yang akan datang melihat dunia klien. 2. klien tidak dianggap sakit mental dan hubungan antara konselor dan klien itu sebagai teman yaitu mereka bersama-sama melakukan usaha untuk tujuan-tujuan tertentu, terutama bagi orang yang ditangani tersebut. 3. konselor mempunyai nilai - nilai dan sebagainya, tetapi tidak akan memaksakannya kepada individu yang dibantunya konseling berpusat pada pengubahan tingkah laku, teknik - teknik yang dipakai lebih bersifat manusiawi. 4. konselor bekerja dengan individu yang normal yang sedang mengalami masalah. B. Psikoterapi 1. Berpusat pandang pada masa yang lalu-melihat masa kini individu, 2. klien dianggap sakit mental. 3. klien dianggap sebagai orang sakit dan ahli psikoterapi (terapis) tidak akan pernah meminta orang yang ditolongnya itu untuk membantu merumuskan tujuan-tujuan, 4. Terapis berusaha memaksakan nilai-nilai dan sebagainya itu kepada orang yang ditolongnya. 5. Psikoterapis berpusat pada usaha pengobatan teknik-teknik yang dipakai adalah yang telah diresepkan, 6. terapi bekerja dengan “dunia dalam” dari kehidupan individu yang sedang mengalami masalah berat, psikologi dalam memegang peranan. Sumber : http://batukarang91.wordpress.com/2013/01/02/perbedaan-konseling-dan-psikoterapi/ staff.uny.ac.id/sites/default/files/scan0003_6.pdf

Senin, 08 April 2013

PSIKOTERAPI

Psikoterapi adalah usaha penyembuhan untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku. Psikoterapi (Psychotherapy) berasal dari dua kata, yaitu "Psyche" yang artinya jiwa, pikiran atau mental dan "Therapy" yang artinya penyembuhan, pengobatan atau perawatan. Oleh karena itu, psikoterapi disebut juga dengan istilah terapi kejiwaan, terapi mental, atau terapi pikiran. Orang yang melakukan psikoterapi disebut Psikoterapis (Psychotherapist). Seorang psikoterapis bisa dari kalangan dokter, psikolog atau orang dari latar belakang apa saja yang mendalami ilmu psikologi dan mampu melakukan psikoterapi. Psikoterapi merupakan proses interaksi formal antara dua pihak atau lebih, yaitu antara klien dengan psikoterapis yang bertujuan memperbaiki keadaan yang dikeluhkan klien. Seorang psikoterapis dengan pengetahuan dan ketrampilan psikologisnya akan membantu klien mengatasi keluhan secara profesional dan legal. Ciri psikoterapi : 1. Proses : Interaksi 2 pihak, formal, profesional, legal, etis 2. Tujuan : Perubahan kondisi psikologis individu - pribadi yang positif / optimal (afektif, kognitif, perilaku/kebiasaan) 3. Tindakan, berdasar : - ilmu (teori2), teknik, skill yang formal - assessment (data yang diperoleh melalui proses assessment – wawancara, observasi, tes, dsb) Tujuan terapi (Korchin) : 1. memperkuat motivasi klien untuk melakukan hal yang benar 2. mengurangi tekanan emosional 3. mengembangkan potensi klien 4. mengubah kebiasaan 5. memodifikasi struktur kognisi 6. memperoleh pengetahuan tentang diri 7. mengembangkan kemampuan berkomunikasi & hubungan interpersonal 8. meningkatkan kemampuan mengambil keputusan 9. mengubah kondisi fisik 10. mengubah kesadaran diri. 11. mengubah lingkungan sosial Dasar psikoterapi : Manusia pada dasarnya bisa dan mungkin untuk dipengaruhi / diubah melalui intervensi psikologi yang direncanakan Terapi akan efektif jika : - adanya pemulihan dalam hubungan interpersonal - adanya keterampilan coping yang lebih baik - pertumbuhan personal Sejarah Psikoterapi : Psikoterapi berawal dari upaya menyembuhkan pasien yang menderita penyakit jiwa - berabad-abad yang lalu orientasi mistik - upaya mengusir roh jahat dengan cara tidak manusiawi (mengisolasi, mengikat, memasung, memukul) - Philipe Pinel Melakukan pendekatan bersifat manusiawi, yang berorientasi kasih sayang (love oriented approach) - mendirikan asylum - Anton Mesmer Mempergunakan teknik hypnosis & sugesti, teknik hypnosis kemudian digunakan oleh Jean Martin Charcot - Paul Dubois Merumuskan & menekankan peranan penting teknik berbicara (speech technique, talking cure) yang digunakan kepada pasien. Paul Dubois tercatat sebagai “The First Psychotherapiest” - Joseph Breuer (senior dari Sigmund Freud) & Sigmund Freud - menggunakan teknik hypnosis & teknik berbicara dalam upaya menyembuhkan pasien2 histeria - Pada Breuer talking cure dilakukan terhadap pasien dalam keadaan hypnosis - Pada Sigmund Freud  talking cure dilakukan terhadap pasien dalam keadaan sadar (cikal bakal lahirnya psikoanalisis) sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoterapi RURIN RIMADHANY 16510282 3PA04 PSIKOTERAPI

Minggu, 06 Januari 2013

multikulturalisme

Multikulturalisme adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang mereka anut. Sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan (Suparlan, 2002, merangkum Fay 2006, Jari dan Jary 1991, Watson 2000) Multikulturalisme mencakup gagasan, cara pandang, kebijakan, penyikapan dan tindakan, oleh masyarakat suatu negara, yang majemuk dari segi etnis, budaya, agama dan sebagainya, namun mempunyai cita-cita untuk mengembangkan semangat kebangsaan yang sama dan mempunyai kebanggan untuk mempertahankan kemajemukan tersebut (A. Rifai Harahap, 2007, mengutip M. Atho’ Muzhar). Jenis Multikulturalisme Multikulturalisme isolasionis, mengacu pada masyarakat dimana berbagai kelompok kultural menjalankan hidup secara otonom dan terlibat dalam interaksi yang hanya minimal satu sama lain. 1. Multikulturalisme akomodatif, yaitu masyarakat yang memiliki kultur dominan yang membuat penyesuaian dan akomodasi-akomodasi tertentu bagi kebutuhan kultur kaum minoritas. Masyarakat ini merumuskan dan menerapkan undang-undang, hukum, dan ketentuan-ketentuan yang sensitif secara kultural, dan memberikan kebebasan kepada kaum minoritas untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan meraka. Begitupun sebaliknya, kaum minoritas tidak menantang kultur dominan. Multikulturalisme ini diterapkan di beberapa negara Eropa. 2. Multikulturalisme otonomis, masyarakat plural dimana kelompok-kelompok kutural utama berusaha mewujudkan kesetaraan (equality) dengan budaya dominan dan menginginkan kehidupan otonom dalam kerangka politik yang secara kolektif bisa diterima. Perhatian pokok-pokok kultural ini adalah untuk mempertahankan cara hidup mereka, yang memiliki hak yang sama dengan kelompok dominan; mereka menantang kelompok dominan dan berusaha menciptakan suatu masyarakat dimana semua kelompok bisa eksis sebagai mitra sejajar. Multikulturalisme kritikal atau interaktif, yakni masyarakat plural dimana kelompok-kelompok kultural tidak terlalu terfokus (concern) dengan kehidupan kultural otonom; tetapi lebih membentuk penciptaan kolektif yang mencerminkan dan menegaskan perspektif-perspektif distingtif mereka. 3. Multikulturalisme kosmopolitan, berusaha menghapus batas-batas kultural sama sekali untuk menciptakan sebuah masyarakat di mana setiap individu tidak lagi terikat kepada budaya tertentu dan, sebaliknya, secara bebas terlibat dalam percobaan-percobaan interkultural dan sekaligus mengembangkan kehidupan kultural masing-masing. sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Multikulturalisme

akulturasi psikologis

Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Contoh akulturasi: Saat budaya rap dari negara asing digabungkan dengan bahasa Jawa, sehingga menge-rap dengan menggunakan bahasa Jawa. Ini terjadi di acara Simfoni Semesta Raya. Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Menurut asalnya katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: “ψυχή” (Psychē yang berarti jiwa) dan “-λογία” (-logia yang artinya ilmu) sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Jadi akulturasi psikologis adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan perilaku tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu perilaku asing. Perilaku asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam perilakunya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur periaku kelompok sendiri. Singkatnya terdapat perpaduan antara perilaku sendiri dengan perilaku asing, tanpa menghilangkan unsur perilaku kelompok sendiri. sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi

Minggu, 04 November 2012

Akulturasi dan Relasi Internakultural

Akulturasi A. Pengertian Akulturasi Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri. Atau bisa juga di definisikan sebagai perpaduan antara kebudayaan yang berbeda yang berlangsung dengan damai dan serasi. Contoh akulturasi: Candi Borobudur yang merupakan perpaduan anatar budaya India dan budaya Indonesia. Pengertian Akulturasi Dari Para Ahli: 1. Garbarino "Acculturation (is) the process of culture change as a result of long term, face to face contact between two societies" (Garbarino, 1983). “Akulturasi (adalah) proses perubahan budaya sebagai akibat jangka panjang, tatap muka kontak antara dua masyarakat "(Garbarino, 1983). 2. Koentjaraningrat (1996:155) Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan sedemikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. 3. Redfield, Linton, Herskovits Akulturasi meliputi fenomena yang timbul sebagai hasil, jika kelompok-kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda bertemu, dan mengadakan kontak secara terus menerus, yang kemudian menimbulkan perubahan dalam pola kebudayaan yang original dari salah satu kelompok atau kedua-duanya. Dari definisi tersebut terlihat bahwa akulturasi adalah salah satu aspek daripada culture change dan asimilasi adalah salah satu fase dari akulturasi, sedang difusi adalah daripada akulturasi B. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Timbulnya Suatu Proses Akulturasi Faktor Internal (dalam), antara lain: 1. Bertambah atau berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi) Pertambahan penduduk yang sangat cepat menyebabkan terjadinya perubahan struktur dalam masyarakat, terutama lembaga kemasyarakatannya. Berkurangnya penduduk mungkin disebabkna berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dari daerah ke daerah lainnya (misalnya transmigrasi). 2. Penemuan-penemuan baru a. Discovery: penemuan ide atau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada b. Invention : penyempurnaan penemuan baru c. Innovation: pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang telah ada. Penemuan baru didorong oleh kesadaran masyarakat akan kekurangan unsur dalam kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat. 3. Pertentangan (konflik) masyarakat Pertentangan atau konflik merupakan salah satu sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. Pertentangan dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau antara kelompok dengan kelompok. 4. Terjadinya pemberontakan atau revolusi Adanya revolusi atau pemberontakan dalam suatu negara akan menimbulkan perubahan. Faktor Ekstern (luar), antara lain: 1. Lingkungan fisik yang ada di sekitar manusia Terjadinya bencana alam, seperti gempa bumi, meletusnya gunung berapi, banjir besar, angin topan, dan semacamnya mengakibatkan masyarakat harus meninggalkan tempat tinggalnya dan pindah ke tempat tinggal yang baru. Mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam yang baru tersebut. 2. Peperangan Peperangan dengan negara lain dapat pula mengakibatkan terjadinya perubahan karena biasanya negara yang menang dalam peperangan akan memaksakan kebijakannya terhadap negara yang kalah. 3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain Melalui difusi (penyebaran kebudayaan), akulturasi (pembauran antar budaya yang masih terlihat masing-masing sifat khasnya), asimilasi (pembauran antar budaya yang menghasilkan budaya yang sama sekali baru batas budaya lama tidak tampak lagi) dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kebudayaan. C. Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial a. Faktor Pendorong: 1. Sikap menghargai hasil karya orang lain dan Keinginan untuk maju 2. Kontak dengan kebudayaan lain 3. Sistem pendidikan formal yang maju 4. Toleransi terhadap perubahan-perubahan 5. Sistem lapisan masyarakat yang terbuka 6. Penduduk yang heterogen 7. Ketidak puasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu 8. Orientasi ke masa depan 9. Sikap mudah menerima hal baru b. Faktor-faktor penghambat: 1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terhambat 3. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat 5. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada intergrasi kebudayaan 6. Prasangka terhadap hal-hal baru atau asing atau sikap yang tertutup 7. Hambatan-hambatan yang bersikap ideologis 8. Adat atau kebiasaan Relasi Internakultural adalah komunikasi yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda (bisa beda ras, etnik, atau sosioekonomi, atau gabungan dari semua perbedaan ini. Menurut Stewart L. Tubbs, komunikasi antarbudaya adalah komunikasi antara orang-orang yang berbeda budaya (baik dalam arti ras,etnis, atau perbedaan-perbedaan sosio ekonomi).Kebudayaan adalah cara hidup yang berkembang dan dianut oleh sekelompok orang serta berlangsung dari generasi ke generasi. Jadi, akulturasi dan relasi internakultural saling mempengaruhi karena dengan adanya akulturasi seseorang dapat mengetahui kebudayaan asing yang ada sedangkan relasi internakultural merupakan komunikasi antar budaya yang hidup didalam nya masyarakat yang berbeda ras,suku,etnis dll. Yang menjadikan budaya semakin beragam adalah karena manusia hidup dengan diturunkannya warisan budaya dari generasi terdahulu sampai generasi selanjutnya. Dari teori psikologi sendiri hal kebudayaan berpengaruh melalui suatu proses pengkondisan dalam hal ini akulturasi dan relasi internakultural terjadi melalui proses pengkondisian yang terjadi dengan adanya stimulus dan respon yang merangkai menjadi suatu kompleks perilaku. Dengan akulturasi seseorang belajar untuk mengkondisikan bagaimana pengaruh asing mempengaruhi kebudayaan pribumi dan relasi internakultural terjadi dengan adanya pengkondisian komunikasi antar budaya yang membuat manusia saling berinterkasi dengan budaya yang bermacam-macam di dunia ini. sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_antarbudaya

Rabu, 10 Oktober 2012

Transmisi Budaya dan Biologis Serta Awal Perkembangan dan Pengasuhan Transmisi Budaya

Transmisi Budaya dan Biologis Serta Awal Perkembangan dan Pengasuhan Transmisi Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Sedangkan, biologis adalah proses yang ada pada organisme hidup. Proses ini membedakan hal-hal yang hidup dan yang tak hidup. Sekalipun, unsur-unsur dari budaya begitu banyak, hal ini sama sekali tidak menghambat proses pelestarian kepada generasi selanjutnya, yang hal ini juga merupakan adanya keterkatian antara transmisi budaya dan biologis. Kedua hal ini saling berhubungan dan saling terkait. Transmisi budaya merupakan sebuah proses penyampaian suatu pesan yang ada sejak dahulu kala mengenai sesuatu hal yang merupakan sebuah kebiasaan dari generasi terdahulu yang masih diterapkan ke generasi sekarang. Oleh sebab itu keterkaitan antara biologis dengan transmisi budaya sangatlah besar, dimana apabila sebuah budaya masih dapat terjaga sampai pada saat ini juga dikarenakan factor biologis yang dimiliki setiap individu. Di Indonesia sendiri terdapat macam-macam bentuk transmisi budaya, yaitu : sosialisasi, akulturasi, enkulturasi, dan biologis. 1. Enkulturasi Proses penerusan dan kebudayaan transmsi dari generasi ke generasi selama hidup seseorang individu dimulai dari keluaraga terutama ibu. enkulturasi mengacu pada proses dimana kultur di perabaiki melalui kontak atau pemaparan langasung dengan kultur lain. kultur di transmisikan melalui proses belajar bukan dengan gen atau pun keturunan. Enkulturasi menyebabkan budaya masyarakat tertentu bergerak dinamis mengikuti perkembangan jaman. Sebaliknya sebuah masyarakat yang cenderung sulit menerima hal hal baru dalam masyarakat sulit mempertahankan budaya lama yang sudah tidak relevan lagi untuk disebut sebagai akulturasi. 2. Akulturasi Akulturasi adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur kebudayan asing itu lambat laun dapat diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnnya kebudayaan itu sendiri. pada umumnya generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima unsur-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. sebaliknya generasi tua dianggap sebagai orang-orang kolot yang sukar menerima unsur baru. hal ini disebabkan karena norma-norama yang tradisional sudah mendarah daging dan menjiwai. suatu masyarakat yang terkena proses akulturasi selalu adakelomok individu-individu yang sukar sekali atau bahkan tak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi . proses akulturasi yang berjalan dengan baik dapat menghasilkan integrasi antara unsur-unsur kebudayaan asing dengan unsur-unsur kebudayaan sendiri. 3. Sosialisasi Sosialisasi proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Menurut Charles H Cooley menekankan peranan interaksi dalam teorinya. Konsep Diri seseorang berkembang melalui interaksinya dengan orang lain. Sesuatu yang kemudian disebut looking-glass self terbentuk melalui tiga tahapan sebagai berikut. 1. Kita membayangkan bagaimana kita di mata orang lain. Seseorang merasa dirinya sebagai anak yang paling hebat dan yang paling pintar karena sang anak memiliki prestasi di kelas dan selalu menang di berbagai lomba. 2. Kita membayangkan bagaimana orang lain menilai kita. Seseorang membayangkan pandangan orang lain terhadapnya. Ia merasa orang lain selalu memuji dia, selalu percaya pada tindakannya. Perasaan ini bisa muncul dari perlakuan orang terhadap dirinya. MIsalnya, gurunya selalu mengikutsertakan dirinya dalam berbagai lomba atau orang tuanya selalu memamerkannya kepada orang lain. Ingatlah bahwa pandangan ini belum tentu benar. Sang anak mungkin merasa dirinya hebat padahal bila dibandingkan dengan orang lain, ia tidak ada apa-apanya. Perasaan hebat ini bisa jadi menurun kalau sang anak memperoleh informasi dari orang lain bahwa ada anak yang lebih hebat dari dia. 3. Bagaimana perasaan kita sebagai akibat dari penilaian tersebut. Dengan adanya penilaian bahwa sang anak adalah anak yang hebat, timbul perasaan bangga dan penuh percaya diri. Awal Perkembangan dan Pengasuhan Transmisi budaya dapat terjadi sesuai dengan awal pengembangan dan pengasuhan yang terjadi pada masing-masing individu. Dimana proses seperti enkulturasi, sosialisasi ataupun akulturasi yang mempengaruhi perkembangan psikologis individu tergantung bagaimana individu mendapat pengasuhan dan bagaimana lingkungan yang diterimanya. Bentuk – bentuk Transmisi Budaya Enkulturasi adalah Proses penerusan kebudayaan dari generasi yang satu kepada generasi berikutnya selama hidup seseorang individu dimulai dari insttitusi keluarga terutama tokoh ibu. Enkulturasi mengacu pada proses dengan mana kultur (budaya) ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kita mempelajari kultur, bukan mewarisinya. Kultur ditransmisikan melalui proses belajar, bukan melalui gen. Orang tua, kelompok, teman, sekolah, lembaga keagamaan, dan lembaga pemerintahan merupakan guru-guru utama dibidang kultur. Enkulturasi terjadi melalui mereka. Sosialisasi Sosisalisasi adalah proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, sosialisasi adalah suatu proses di mana anggota masyarakat baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana ia menjadi anggota. Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri. Pengaruh Enkulturasi terhadap perkembangan psikologi individu Enkulturasi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui proses belajar dan penyesuaian alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya. Pengaruh Sosialisasi terhadap perkembangan psikologi individu Sosiologi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat. Pengaruh Akulturasi terhadap perkembangan psikologi individu Akulturasi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Jenis-Jenis Transmisi Budaya 1. TRANSMISI VERTICAL GENERAL ACCULTURATION : Dari orang yang lebih tua/orang tua, pada budaya sendiri (intra) informal. Ex: anak disiplin karena melihat orang tuanya SPECIFIC SOCIALIZATION : Peristiwa yang disengaja, terarah dan sistematis. Ex: anak di didik untuk tidak membantah pada orang tua pendidikan formal 2. OBLIQUE TRANSMISION Dari orang dewasa lain, yang budayanya sama (enkulturasi/ sosialisasi) dari orang yang budayanya beda (akulturasi/ resosialisasi) GENERAL ACULTURATION : Orang dewasa yang budanya sama anak meniru sopan-santun orang dewasa, mis. dari guru SPECIFIC SOCIALIZATION: Misalnya: Guru menanamkan sifat-sifat kerja sama GENERAL ACCULTURATION : Orang dewasa yang berbudaya beda. Ex: model pakaian SPECIFIC RESOCIALIZATION 3. HORIZONTAL TRANSMISION GENERAL ENCULTURATION : Dari teman sebaya pada budaya yang sama. Ex: anak ikut-ikutan merokok karena ikut temannya. SPECIFIC SOCIALIZATION : Misalnya: diskusi kelompok, anak mengikuti aturan bicara bergantian belajar main musik dari teman.

Sabtu, 06 Oktober 2012

PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA

PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA Nama : Rurin Rimadhany Kelas : 3PA04 NPM : 16510282 UNIVERSITAS GUNADARMA 2012-2013 1. Pengertian Psikologi Lintas Budaya Budaya dalam kehidupan manusia adalah hal yang dekat dan melekat padanya. Budaya merupakan hasil karya manusia, lahir untuk manusia dalam mengatur dan mendukung kehidupannya. Tujuan menjadikan kehidupan ini menjadi lebih baik adalah keadaan akhir yang diinginkan tersebut. Karena manusia memang hidup untuk menjadikan dirinya berguna dan bermanfaat untuk manusia lain meskipun dengan perbedaan budaya dan kultur adat sekitar. Umumnya, psikologi lintas budaya dikenal dan dimengerti secara umum sebagai kajian mengenai persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik; mengenai hubungan-hubungan di antara ubaha psikologis dan sosio-budaya, ekologis, dan ubahan biologis; serta mengenai perubahan-perubahan yang berlangsung dalam ubahan-ubahan tersebut. Dewasa ini, budaya yang terdapat disekitar kita sangatlah beragam. Tetapi, pada umunya psikologi lintas budaya membahas mengenai kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Tidak sedikit memang definisi yang menggambarkan mengenai pengertian dari psikologi lintas budaya tersebut, tetapi memang beberapa Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok: keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku terjadi. Definisi ini relatif sederhana dan memunculkan banyak persoalan. Sejumlah definisi lain mengungkapkan beberapa segi baru dan menekankan beberapa kompleksitas: 1. Riset lintas-budaya dalam psikologi adalah perbandingan sistematik dan eksplisit antara variabel psikologis di bawah kondisi-kondisi perbedaan budaya dengan maksud mengkhususkan antesede-anteseden dan proses-proses yang memerantarai kemunculan perbedaan perilaku. 2. Tujuan Psikologi Lintas budaya Tujuan dari kajian psikologi Lintas Budaya adalah mencari persamaan serta perbedaan dalam fungsi-fungsi individu secara psikologis, dalaam berbagai budaya dan kelompok etnik. Tidak hanya satu budaya dengan budaya yang lainnya, tetapi juga dengan seluruh budaya yang ada di dunia ini. 3. Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan disiplin Ilmu lain *Hubungan psikologi lintas budaya dengan psikologi agama Agama bersifat dogmatis yaitu mengandung nilai-nilai yang terkait dengan keyakinan kebenaran dalam agama tidak selalu dapat diterima dengan nalar (logika). Namun, agama juga menawarkan penjelasan pada manusia tentang fenomena tertentu. Penjelasan tersebut diperoleh melalui perasaan, intuisi, dan wahyu dari Tuhan. Psikologi secara etimologi memiliki arti “ilmu tentang jiwa”. Dalam Islam, istilah “jiwa” dapat disamakan dengan istilah ”Al-nafs”, namun ada pula yang menyamakan dengan istilah ”Al-ruh”. Psikologi dapat diterjamahkan ke dalam bahasa Arab menjadi ilmu Al-nafs atau ilmu Al-ruh. Penggunaan masing-masing kedua istilah ini memiliki asumsi yang berbeda. *Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Sosiologi Menurut Soejono Sukamto, Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat. Jadi hubungan Psikologi lintas budaya dengan ilmu sosiologi adalah melihat persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai buadaya dan kelompok etnik yang berada dalam suatu kehidupan masyarakat. *Perbedaan Psikologi Lintas Budaya dengan Antropologi Menurut Koentjaraningrat, Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan. Jadi perbedaan Psikologi lintas budaya dengan Antropologi adalah Psikologi lintas budaya melihat persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik sedangkan Antropologi melihat bagaimana manusia dalam suatu masyarkat melahirkan suatu kebudayaan. *Hubungan psikologi lintas budaya dengan psikologi indigenious Indigenous psychology dapat juga didefinisikan sebagai pandangan psikologi yang asli pribumi dan memiliki pemahaman mendasar pada fakta-fakta atau keterangan yang dihubungkan dengan konteks kebudayaan setempat. Definisi ini, menurut Prof. Kusdwiratri Setiono, ada empat hal yang perlu diperhatikan, yaitu: - Pertama, pengetahuan psikologi tidak dipaksakan dari luar, melainkan dimunculkan dari tradisi budaya setempat; - kedua psikologi yang sesungguhnya bukan berupa tingkah laku artifisial (buatan) yang diciptakan (hasil studi eksperimental), melainkan berupa tingkah laku keseharian; - ketiga, tingkah laku dipahami dan diinterpretasi tidak dalam kerangka teori yang diimport, melainkan dalam kerangka pemahaman budaya setempat; - keempat, psikologi indegenus mencakup pengetahuan psikologi yang relevan dan didesain untuk orang-orang setempat. Dengan kata lain, psikologi indigenus mencerminkan realitas sosial dari masyarakat setempat. Psikologi indigenus menurut Prof. Kusdwiratri Setiono, juga merupakan psikologi yang appropriate (cocok; tepat; pantas) untuk setiap budaya yang ada di negara manapun. Prof. Sarlito Sarwono, guru besar Psikologi UI, juga menjelaskan bahwa keberadaan Psikologi di Indonesia saat ini memang sedang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain apa yang sudah berhasil diterapkan di Barat tidak selalu dapat diterapkan di Indonesia. Hal ini bisa terjadi karena adanya perbedaan etnik dan kondisi masyarakat Negara kita, misalnya masyarakat desa dan kota. Sehingga, apa yang sudah berhasil diterapkan di satu etnik belum tentu sesuai untuk etnik lain. Pada kenyataanya memang demikian. Selama ini, ilmu psikologi yang telah kita pelajari, masih difahami sebagai western psychology dengan mengasumsikan perilaku dan tingkahlaku manusia sebagai sesuatu yang universal. Padahal menurut Uichol Kim, seorang psikolog asal Korea, teori psikologi barat hanya memadai untuk memahami fenomena kejiwaan masyarakat barat saja sesuai dengan kultur sekuler dimana ilmu itu lahir. Adanya indigenous psychology sebagai understanding people in context merupakan suatu terobosan baru dalam dunia psikologi karena mampu memahami manusia berdasarkan konteks kultural/budaya setempat. Hal ini juga sebagai bukti bahwa setiap perilaku manusia itu akan selalu dan pasti dipengaruhi oleh sistem nilai masyarakat setempat.

Selasa, 20 Maret 2012

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KESEHATAN MENTAL (MENTAL HYGIENE)

Mental hygiene merujuk pada pengembangan dan aplikasi seperangkat prinsip-prinsip praktis yang diarahkan kepada pencapaian dan pemeliharaan unsur psikologis dan Pencegahan dari kemungkinan timbulanya kerusakan mental atau malajudjusment. Kesehatan mental terkait dengan : (1) bagaimana kita memikirkan, merasakan menjalani kehidupan sehari-hari; (2) bagaimana kita memandang diri sendiri dan sendiri dan orang lain; dan (3) bagaimana kita mengevaluasi berbagai alternatif dan mengambil keputusan. Seperti halnya kesehatan fisik, kesehatan mental sangat penting bagi setiap fase kehidupan. kesehatan mental meliputi upaya-upaya mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, dan mengambil keputusan. Kesehatan mental tertentang dari yang baik sampai dengan yang buruk, dan setiap orang akan mengalaminya. tidak sedikit orang, pada waktu-waktu tertentu mengalami masalah-masalah kesehatan mental selama rentang kehidupannya. Fungsi-fungsi jiwa seperti pikiran, perasaan, sikap, pandangan dan keyakinan hidup, harus dapat saling membantu dan bekerjasama satu sama lain sehingga dapat dikatakan adanya keharmonisan yang menjauhkan orang dari perasaan ragu dan terhindar dari kegelisahan dan pertentangan batin (konflik). 1. Hadfield : ”upaya memeliharaan mental yang sehat dan mencegah agar mentak tidak sakit”. 2. Alexander Schneiders : ”suatu seni yang praktis dalam mengembangkan dan menggunakan prinsip-prinsip yang berhubungan dengan kesehatan mental dan penyesuaian diri, serta pencegahan dari gangguan-gangguan psikologis”. 3. Carl Witherington : ”ilmu pemeliharaan kesehatan mental atau sistem tentang prinsip, metode, dan teknik dalam mengembangkan mental yang sehat”. KARAKTERISTIK MENTAL YANG SEHAT Setiap menusia memiliki gaya dan ciri masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak semua orang memiliki seluruh kriteria untuk dapat disebut sebagai orang yang memiliki mental yang sehat karena setiap orang mungkin memiliki sifat tertentu yang dicirikan sebagai mental tidak sehat. Ciri Mental Sehat Pada Seseorang : 1. Terhindar dari Gangguan Jiwa : Zakiyah Daradjat (1975) mengemukakan perbedaan antara gangguan jiwa (neurose) dengan penyakit jiwa (psikose), yaitu: a. Neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya yang kena psikose tidak. b. Neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas dan masih hidup dalam alam kenyataan pada umumnya. sedangkan yang kena psikose kepribadiaannya dari segala segi (tanggapan, perasaan/emosi, dan dorongan-dorongan) sangat terganggu, tidak ada integritas, dan ia hidup jauh dari alam kenyataan. 2. Dapat menyesuaikan diri : Penyesuaian diri (self adjustment) merupakan proses untuk memperoleh/ memenuhi kebutuhan (needs satisfaction), dan mengatasi stres, konflik, frustasi, serta masalah-masalah tertentu dengan cara-cara tertentu. Seseorang dapat dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai denagn norma agama. 3. Memanfaatkan potensi semaksimal mungkin : Individu yang sehat mentalnya adalah yang mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kualitas dirinya. pemanfaatan itu seperti dalam kegiatan-kegiatan belajar (dirumah, sekolah atau dilingkungan masyarakat), bekerja, berorganisasi, pengembangan hobi, dan berolahraga. 4. Tercapai kebahagiaan pribadi dan orang lain : Orang yang sehat mentalnya menampilkan perilaku atau respon-responnya terhadap situasi dalam memenuhi kebutuhannya, memberikan dampak yang positif bagi dirinya dan atau orang lain. dia mempunyai prinsip bahwa tidak mengorbankan hak orang lain demi kepentingan dirnya sendiri di atas kerugian orang lain. Segala aktivitasnya di tujukan untuk mencapai kebahagiaan bersama 5. Bertanggungjawab : Berani menghadapi segala hal yang dilakukannya. 6. Dewasa : Memiliki sikap dan perilaku yang tidak manja dan kekanak-kanakan. 7.Menghormati dan Menghargai Orang Lain : Berperilaku sopan santun sesuai aturan, nilai, norma dan adat istiadat yang ada di suatu tempat. 8. Optimis : Berfikir positif dalam menghadapi kehidupan. 9. Beriman dan Bertakwa : Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan melaksanakan perintahNya dan meninggalkan laranganNya. 10. Disiplin : Taat dan patuh terhadap aturan yang ada serta menghargai waktu yang ada. Uraian diatas, menunjukan ciri-ciri mental yang sehat, sedangkan yang tidak sehat cirinya sebagai berikut : 1. Perasaan tidak nyaman (inadequacy) 2. Perasaan tidak aman (insecurity) 3. Kurang memiliki rasa percaya diri (self-confidence) 4. Kurang memahami diri (self-understanding) 5. Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial 6. Ketidakmatangan emosi 7. Kepribadiannya terganggu 8. Mengalami patologi dalam struktur sistem syaraf (thorpe, dalam schneiders, 1964;61). RURIN RIMADHANY 16510282 PAIKOLOGI KESEHATAN MENTAL

Fenomena Kesehatan Mental di Masyarakat

Sebelum saya menjelaskan mengenai artikel yang saya buat tentang fenomena yang banyak terjadi di masyarakat, sebelumnya saya akan menerangkan dahulu mengenai Teori Psikoanalisa dari Sigmun Freud. Teori Psikoanalisa Sigmun Freud Dalam teori ini, Freud memandang pembentuk kepribadian dan sikap seseorang dipengaruhi oleh model kepribadian yang saling berhubungan dan menimbulkan ketegangan model kepribadian tersebut adalah : Id, Ego, dan Super Ego. Id adalah faktor keinginan yang timbul dari naluti dan insting untuk memenuhi kebutuhan biologis manusia seperti lapar, haus,seks dan yang lainnya. Id akan menimbulkan energi yang menyebabkan tingginya tegangan untuk memenuhi kebutuhan biologis manusia. Ketika energi Id memuncak, muncullah Ego. Ego adalah Aspek psikologis manusia yaitu kognitif dan intelektual, tujuan Ego adalah mencari objek yang tepat dan realistis untuk mereduksi tegangan dari Id. Super Ego adalah aspek sosiologis dari kepribadian berupa hubungan keinginan dari Id dengan norm atau peraturan yang ada di masyarakat. Kesehatan mental jika ditinjau ari psikoanalisis adalah ketika Id menimbulkan keinginan besar seperti keinginan seksual, kasih sayang, kebutahn untuk hidup dan lain-lain. Lalu Ego mencari penyaluran realistis untuk mereduksi tegangan dari Id. Seperti mencari lawan jenis untuk berhubungan seksual, berusaha mencari kebutuhan lainnya seperti makanan untuk memenuhi kebutuhan akan rasa lapar. Disaat Ego sudah menemukan penyalurannya lalu akan muncul super ego yaitu penilaian dari hati juga lingkungan sekitar mengenai apakah tindakan yang akan kita lakukan sesuai dengan norma atau aturan yang ada di masyarakat dan apakah sesuia dan bisa diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika seseorang terlalu menuruti salah satu aspek seperti Id, Ego atau Super Ego, dan tidak mempertimbangkan aspek lainnya, maka orang tersebut dapat melakukan hal yang dianggap abnormal dan dapat di nilai orang tersebut tidak memiliki mental yang sehat. Fenomena yang akan saya jelaskan adalah tentang seseorang yang memiliki hasrat seksual yang besar tetapi tidak dapat melakukan penyaluran yang realistis. Saat kebutuhan Id pria tersebut begitu besar, dalam hal ini masalah seksual, pria ini tidak bisa manahan hasratnya yang semakin besar untuk memuaskan dirinya akan kebutuhan itu dikarenakan tidak adanya mekanisme pertahanan ego yaitu ego menempuh cara ekstrim untuk menghilangkan tekanan kecemasan berlebihan dari Id dengan cara rasionalisai., menggantikan keinginan dengan yang tidak berbahaya, atau menyublimasi keinginan tersebut. Disaat pertahanan Ego tidak bekerja dengan baik, maka Id akan semakin membesar lalu hasrat akan kebutuhan seksual itu pun akan disalurkn tanpa banyak berfikir lagi atau melupakan aspek lain seperti Super Ego. Dari sinilah akan timbul perilaku menyimpang seperti pemerkosaan, masturbasi atau perilaku seks bebas yang memang dewasa ini bukanlah hal tabu lagi di lingkungan masyarakat sekitar kita. RURIN RIMADHANY 16510282 Psikologi Kesehatan mental

Senin, 09 Januari 2012

“Internet Sebagai Media Mengekspresikan Diri”

TUGAS PSIKOLOGI dan TEKNOLOGI INTERNET Dengan judul “Internet Sebagai Media Mengekspresikan Diri” Disusun oleh : 1. Eduardus Saptono P (12510247)dan 2. Rurin Rimadhany(16510282) Kelas : 2PA04 UNIVERSITAS GUNADARMA 2010/2011 A. Identitas Responden 1 1. Nama/Inisial : RRD 2. Umur : 17 3. Pendidikan : SMA Responden 2 1. Nama/Inisial : Jonathan 2. Umur : 19th 3. Pendidikan : Mahasiswa B. Tanggal dan prosedur pengumpulan data, waktu observasi dan wawancara Tanggal : 01 Januari 2011 Tempat : Tempat tinggal responden 1 dan responden 2 Waktu : 20.00 WIB s.d selesai Prosedur Pengumpulan Data : Observasi dan Wawancara Langsung C. Latar belakang masalah Jaman sekarang internet memang bukan barang yang asing lagi, khususnya di kota-kota besar termasuk di lingkungan sekitar kita. Walaupun masih berada di kalangan tertentu, tapi dibandingkan beberapa tahun yang lalu internet saat ini bisa dikatakan berkembang jauh lebih pesat. Dipermudahkannya akses internet pada dewasa ini, membuat banyaknya masyarakat yang menggunakan internet sebagai salah satu hal primer yang menjadi kebiasaan dan kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan. Internet memberikan banyak kegunaan bagi para penggunanya, seperti ajang mencari teman, bisnis sampai diary online. Itu semua semakin membuat kehidupan di dunia maya sudah semakin mendekati kehidupan dunia nyata. Bedanya, hanya kita tidak bertemu langsung dan bertatap muka dengan orang lain. Dunia maya memberikan kelebihan tersendiri bagi para penggunanya seperti memberikan kebebasan berbicara tanpa bertatap muka langsung sehingga bagi para pengguna yang memiliki sedikit masalah dalam rasa percaya diri. Jejaring sosial tidak hanya memberikan kelebihannya, tetapi juga berbagai kekurangan yang mengikuti. Seperti makin banyaknya orang-orang yang menjadikan akun jejaring sosial mereka sebagai tempat mencurahkan isi hati atau berbagai permasalahn pribadi yang ada di kehidupan mereka sehari-hari. Memang tidak salah jika mereka menjadikan itu semua sebagai tempat mereka untuk melakukan itu, tapi tentu saja banyaknya pro dan kontra yang mengalir terkadang membuat layak atau tidaknya tindakan mereka itu. Terlepas dari itu semua, kami tertarik melakukan penelitian langsung kepada beberapa orang narasumber yang memang secara intensif mereka hidup di dunia maya. Dan disini kami juga dapat mengetahui hal apa saja yang mereka lakukan ataupun yang menyangkut semua kegiatan mereka didunia maya termasuk diary online. D. Permasalahan Subjek termasuk kedalam bagian orang-orang yang menjadikan keeksistesiannya didunia maya hampir sama seperti pada dunia nyata. Subjek juga lebih merasa nyaman dan merasa lebih menjadi dirinya sendiri saat beraktifitas didunia maya. Sampai pada mereka menceritakan tentang masalah pribadinya pun didunia maya bukan suatu masalah yang harus dikhawatirkan. Bagi mereka dunia maya lebih memberikan tempat bagi mereka yang mungkin memiliki masalah tentang rasa percaya diri terhadap orang-orang disekitar mereka untuk berbicara banyak termasuk masalah pribadi mereka. E. Observasi 1. Tingkah laku Kedua reponden bersikap baik dan ramah juga menerima kehadiran kami secara baik. Mereka antusias dalam menjawab berbagai pertanyaan yang kami berikan. Para responden juga tertarik dengan masalah yang kami akan bahas dengan mereka. Dan para responden menjawab dengan baik semua pertanyaan yang kami berikan. 2. Penampilan Penampilan kedua subyek terlihat seperti kebanyakan remaja wanita dan pria seperti pada umumnya. Tapi karena kami memakai tempat rumah mereka untuk melakukan observasi dan wawancara, kedua responden memakai baju yang santai namun tetap sopan. 3. Lingkungan sekitar Nyaman, bersih dan orang-orang disekitar kedua responden memnerima kehadiran kami dengan baik. F. Hasil Pengumpulan Data Responden 1 Apakah anda memiliki aku jejaring sosial? Iya pastinya saya memiliki akun jejaring sosial Sejak kapan anda menggunakan jejaring sosial itu? Kalau tidak salah sejak saya masih SMP Menurut anda, apakah akun jejaring sosial yang anda gunakan memiliki banyak kegunaan? Jika ada tolong sebutkan contohnya! Iya , contohnya : membuat saya mempunyai banyak teman , kenalan baru , dll Seberapa seringkah anda mempergunakan akun tersebut? Sering sekali, terkadang dalam waktu sehari, saya bisa menggunakannya berkali kali Apa saja yang anda lakukan ? Wall too wall, chat too chat, upload photo, terkadang juga seperti curahan hati saya dan teman-teman dll Apakah pernah anda menggunakan akun anda untuk membicarakan masalah pribadi anda? Iya pernah Kalau iya, mengapa anda menuliskan hal-hal yang pribadi di jejaring sosial yang bisa menjadi konsumsi publik itu? Biar seru saja, kan tidak semua yang difacebook itu fakta ! Apakah menurut anda itu tidak menggangu privasi anda? Atau anda merasa punya keuntungan dari itu semua? Misalnya mendapat perhatian dari orang disekitar anda? Tidak juga , tapi lebih seru kalo membuat sensasi ! Menurut anda, bagaimana respon dari orang-orang disekitar anda tentang anda didunia maya? Apa mereka terganggu atau malah menyukai semua yang anda lakukan? Ada yang terganggu ada yang tidak , tergantung masing-masing pendapat orangnya saja. Apakan didunia maya anda merasa lebih bisa mengekspresikan diri anda dari pada didunia nyata? Tentu saja. Tapi saya memang tipe orang yang senang mengekspresikan apa yang saya sedang saya alami dan saya rasakan. Didunia nyata ataupun dunia maya memberikan saya kebebasan untuk mengekspresikan diri saya. Responden 2 Apakah anda memiliki jejaring sosial? Ya, friendster, facebook, twitter, heello, google+ Sejak kapan anda menggunakan jejaring sosial itu? Friendster: Smp, Facebook dan twitter: SMA, dan heello, G+: Kuliah Menurut anda, apakah jejaring sosial yang anda gunakan memiliki banyak kegunaan? Jika ada tolong sebutkan contohnya! Ya, media hiburan, sosialisasi terutama dengan teman2 Seberapa seringkah anda mempergunakan akun trsebut? Setiap hari, tapi tidak 24 jam Apa saja yang anda lakukan ? Update status, chat, dan hanya melihat2 Apakah pernah anda menggunakan akun anda untuk membicarakan masalah pribadi anda? Kadang-kadang, tidak sering dan tidak tersirat Kalau iya, mengapa anda menuliskan hal-hal yang pribadi di jejaring sosial yang bisa menjadi konsumsi publik itu? Terkadang teman di jejaring sosial bisa ikut membantu dan menenangkan juga. Apakah menurut anda itu tidak menggangu privasi anda? Atau anda merasa punya keuntungan dari itu semua? Misalnya mendapat perhatian dari orang disekitar anda? Tidak, selama bukan merupakan hal yang bersifat “hanya saya yg boleh tahu” Menurut anda, bagaimana respon dari orang-orang disekitar anda tentang anda didunia maya? Apa mereka terganggu atau malah menyukai semua yang anda lakukan? Ada yang mendiamkan, ada yang mencoba membantu dengan bertanya 'kenapa jo, ada apa' dsb. Apakan didunia maya anda merasa lebih bisa mengekspresikan diri anda dari pada didunia nyata? Tidak juga sih, tapi memang terkadang lebih mengasyikan berekspresi didunia maya. G. Hasil dan Kesimpulan Kedua subjek termasuk kedalam bagian orang-orang yang aktif dalam menggunakan jejaring sosial yang memang memiliki banyak manfaat dan kegunaan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Internet memberikan mereka akses untuk lebih bisa menunjukan bagaimana diri mereka yang sebenarnya dan juga untuk bertemu dengan banyak orang yang biasa disebut kehidupan didunia maya atau kehidupan yang tidak sesungguhnya. Jejaring sosial memberikan kedua subjek kebebasan untuk berbicara dan bertingkah laku, seperti menjadikan akun mereka pada jejaring sosial sebagai media mereka untuk menceritakan semua yang terjadi pada kehidupan mereka sehari-hari atau yang biasa disebut sebagai diary online. Jejaring sosial memberikan para penggunanya kenyamanan tersediri untuk bertutur kata, sehingga para penggunanya tak ragu untuk menceritakan berbagai hal termasuk ha-hal yang pribadi sekalipun. Dan memang, Internet memberikan para penggunanya wadah untuk mengekspresikan diri mereka yang mungkin hal itu tidak bisa mereka lakukan didunia nyata. Kembali lagi bagaimana individu itu menentukan mana yang baik atau tidak bagi diri mereka sendiri.

Senin, 19 Desember 2011

TRAUMA CAPITIS

I. KONSEP PENYAKIT 1.1. Definisi Trauma capitis adalah bentuk trauma yang dapat mengubah kemampuan otak dalam menghasilkan keseimbangan aktivitas fisik, intelektual, emosi, sosial atau sebagai gangguan traumatik yang dapat menimbulkan perubahan pada fungsi otak. (Black, 1997) Cedera kepala adalah suatu trauma yang mengenai daerah kulit kepala, tulang tengkorak atau otak yang terjadi akibat injury baik secara langsung maupun tidak langsung pada kepala. (Suriadi, 2003) Cedera kepala adalah cedera yang menimbulkan kerusakan atau perlukaan pada kulit kepala, tulang tengkorak, dan jaringan otak yang disertai atau tanpa disertai perdarahan. (Lukman, 1993) 1.2. Etiologi Penyebab yang sering adalah kecelakaan lalu lintas dan terjatuh. Seiring dengan kemajuan teknologi, frekuensi cedera kepala cenderung meningkat. Cedera kepala melibatkan kelompok usia produktif yaitu antara 15-44 tahun dengan usia rata-rata 30 tahun dan lebih didominasi oleh kaum laki-laki. Ø Cedera kepala dapat dibagi menurut berat ringannya : a. Cedera kepala ringan/minor (Hudak & Gallo, 1996) - GCS : 13-15 - Dapat terjadi kehilangan kesadaran atau amnesia < 30 menit - Tidak ada fraktur tengkorak - Tidak ada kontusio serebral - Tidak ada hematoma b. Cedera kepala sedang - GCS : 9-12 - Kehilangan kesadaran atau amnesia > 30 menit tapi < 24 jam - Dapat mengalami fraktur tengkorak c. Cedera kepala berat - GCS : 3-8 - Kehilangan kesadaran atau amnesia > 24 jam - Juga meliputi kontusio serebral - Laserasi - Hematoma intracranial Ø Gejala yang muncul bergantung pada jumlah dan distribusi cedera otak (Brunner & Suddarth, 2002) : a. Penurunan kesadaran b. Nyeri setempat c. Sukar bangun dan bicara d. Muntah e. Kelemahan pada suatu sisi tubuh tiba-tiba f. Pembengkakan pada daerah fraktur g. Abnormalitas pupil h. Perubahan tanda-tanda vital. Pada klasifikasi klinis cedera kepala misalnya: cedera kepala disertai cedera pada daerah spinal atau cedera ekstrimitas, pengklasifikasian berdasarkan cedera kepala terbuka dan tertutup, cedera kepala coup dan contra coup: 1. Cedera Kepala Terbuka a. Cedera kepala terbuka berarti mengalami laserasi kulit kepala atau menembus otak. Ini dapat menimbulkan fraktur tulang tengkorak dan laserasi durameter. b. Kerusakan otak dapat terjadi bila tulang tengkorak masuk ke dalam otak, sehingga menyebabkan kerusakan atau robekan pada durameter, pembuluh darah dan jaringan otak. c. Tanda dan gejala cedera kepala terbuka: - Battle sign : echymosis pada daerah mastoid - Perdarahan telinga, periorbital. 2. Cedera Kepala Tertutup a. Dapat disamakan dengan pasien gegar ringan dengan edema serebral ringan b. Komosio serebri atau gegar otak Adalah sindrom yang melibatkan bentuk ringan dari cederea otak menyebar, terjadi disfungsi neurologik sementara dan bersifat dapat pulih dengan atau tanpa kehilangan kesadaran, jika ada penurunan kesadaran mungkin hanya beberapa detik atau beberapa menit. Setelah itu pasien mungkin mengalami disorientasi dan bingung dalam waktu relative singkat, gejala lain : sakit kepala, tidak mampu untuk berkonsentrasi, gangguan memori sementara. 3. Kontosio Serebri / Memar Otak Menggambarkan area otak yang mengalami memar tanpa mengalami laserasi. Tanda dan gejala berviariasi tergantung pada lokasi dan derajat perdarahan kecil pada jaringan otak akibat pecahnya pembuluh darah kapiler, rusaknya jaringan saraf yang akan mengakibatkan edema jaringan otak dan sekitarnya pada akhirnya meningkatkan TIK dan meningkatkan laju mortalitas. - Cedera coup mengakibatkan kebanyakan kerusakan yang relative dibagian daerah yang terbentur - Cedera contra coup mengakibatkan kerusakan berlawanan pada sisi desakan benturan. Cedera kepala coup dan contra coup setelah trauma tumpul : 1. Cedera Kepala Coup - Sisi benturan dan tr5auma langsung pada otak - Robekan pada vena subdural - Trauma pada dasar otak 2. Cedera Kepala Contra Coup - Sisi benturan dari pukulan otak sisi berlawanan dari tengkorak - Robekan kuat pada otak 1.3. Manifestasi Klinis 1. Cedera Kepala Ringan a. cedera kepala sekunder yang ditandai dengan nyeri kepala, tadak pingsan, tidak muntah, tidak ada tanda-tanda neurology. b. Komusio serebri ditandai denga tidak sadar kurang dari 10 menit, muntah, nyeri kepala, tidak ada tanda-tanda neurology. 2. Cedera Kepala Sedang Ditandai dengan pingsan lebih dari 10 menit, muntah, amnesia, dan tanda-tanda neurology. 3. Cedera Kepala Berat a. laserasi serebri ditandai dengan pingsan berhari-hari atau berbulan-bulan, kelumpuhan anggota gerak, biasanya disertai fraktur basis kranii. b. Perdarahan epidural ditandai dengan pingsan sebentar-sebentar kemudian sadar lagi namun beberapa saat pingsan lagi, mata sembab, pupil anisokor, bradikardi, tekanan darah dan suhu meningkat. c. Perdarahan subdural ditandai dengan perubahan subdural, nyeri kepala, TIK meningkat, lumpuh. 1.4. Fisiologi Sistem persarafan. · Pengertian Salah satu organ yang berfungsi untuk menyelenggarakan kerjasama yang rapi dalam organisasi san koordinasi kegiatan tubuh. · Pembagian susunan saraf a. Susunan saraf sentral - Medula spinalis - Otak : otak besar, otak kecil dan batang otak b. Susunan saraf perifer Susunan saraf somatic Susunan saraf otonom : susunan saraf simpatis dan susunan saraf parasimpatis. c. Sel saraf dan serabut saraf Ø Meningen (selaput otak) Selaput yang membungkus otak dan sumsum tulang belakang, melindungi struktur saraf halus yang membawa pembuluh darah ke cairan sekresi (CSS), memperkecil benturan atau getaran yang terdiri dari 3 lapisan : 1. Durameter (lapisan luar) Selaput keras pembungkus otak yang berasal dari jaringan ikat tebal dan kuat, dibagian tengkorak terdiri selaput tulang tengkorak dan durameter propia dibagian dalam. Didalam kanalis vertebralis kedua lapisan ini terpisah. 2. Arachnoid (lapisan tengah) Merupakan selaput halus yang memisahkan durameter dengan piameter mmbentuk sebuah kantong dan balon berisa cairan otak yang meliputi seluruh susunan saraf sentral. 3. Piameter (lapisan dalam) Merupakan selaput tipis yang terdapat pada permukaan jaringan otak, piameter behubungan dengan arachnoid melalui struktur-struktur jaringan ikat yang disebut Trabekel. 1.5. Komplikasi 1. Edema cerebral 2. Herniasi 3. Komplikasi lain : · Infeksi sistemik atau infeksi bedah neuro contohnya infeksi luka, osteomelitis, atau meningitis. · Paralisis saraf fokal (setempat) - Anosmia - Abnormalitas gerakan mata - Afasia - Kejang-kejang · Defisit psikososial organik dan tidak ada respon emosional 1.6. Pemeriksaan Diagnostik 1. Rontgen tengkorak Untuk mengetahui perubahan struktur tengkorak 2. Ct scan kepala Untuk mengetahui perbahan struktur tengkorak, adanya Sol, hemoragik, pergeseran jaringan otak. 3. Angiografi serebral Untuk mengetahui hematoma serebral, kelainan sirkulasi serebral. 4. EEG Untuk mengetahui pergeseran susunan garis tengah otak 5. Laboratorium Pemeriksaan dara, Hb dan leukosit. 1.7. Penatalaksanaan 1. Penaganan terhadap 5B yaitu : - Breathing : Bebaskan obstruksi, suction, intubasi, trakeostomi - Blood : Monitor TD, pemeriksaan Hb, leukosit - Brain : Ukur GCS - Bladder : Kosongkan bladder karena urine yang penuh dan merangsang mengedan. - Bower : Kosongkan dengan alasan dapat meningkatkan TIK 2. Penatalaksanaan Medik a. Konservatif Ø Istirahat baring di tempat tidur. Ø Analgetik untuk mengurangi rasa sakit. Ø Pemberian obat penenang Ø Pemberian obat gol osmotic diuretic ( manitol). Untuk mengatasi edema serebral. Ø Setelah keluhan-keluhan hilang, maka mobilisasi dapat dilakukan secara bertahap, dimulai dengan duduk di tempat tidur, berdiri lalu berjalan. b. Operatif Operasi hanya dapat dilakukan pada kasus tertentu seperti pada perdarahan epidural dan perdarahan subdural dengan maksud menghentikan perdarahan dan memperbaiki fraktur terbuka jaringan otak yang menonjol keluar, atau pada fraktur dimana fragmen-fragmen tulang masuk ke jaringan otak. KONSEP KEGAWAT DARURATAN a. Airway Jalan nafas apakah ada sumbatan/tidak b. Breathing - Apakah ada sesak/tidak - Frekuensi pernafasan dalam/dangkal, reguler/ ireguler - Irama pernafasan cepat/ lambat, apakah ada suara tambahan/tidak c. Circulation – Frekuensi nadi regular/tidak – Akral hangat/ dingin – Capillary refiil time <> 3 detik – Warna kulit pucat, sianosis, kemerahan – Apakah ada edema di muka, ekstermitas atas/ bawah – Irama jantung teratur/ tidak, apakah ada bunyi jantung tambahan – Adanya palpitasi d. Dissability (pencegahan dari kecacatan) Drugs : obat-obatan. Obat-0batan yang pernah dikonsumsi. e. Explosure Apakah ada trauma/ luka pada bagian tubuh. f. Fluid Cairan yang sering digunakan g. Good vital Temp, nadi, respirasi, tekanan darah. h. Head to toe KONSEP KEPERAWATAN 1. Pengkajian a. Anamnesa - Identitas klien - Keluhan utama - Riwayat penyakit sekarang - Riwayat penyakit dahulu - Riwayat keluarga - Riwayat pekerjaan - Riwayat geografi - Riwayat alergi - Riwayat kebiasaan sosial b. Kaji hal penting saat kejadian : tempat, bagaimana posisi saat kejadian, serangannya, lamanya, factor pencetus, adanya fraktur dan status kesadaran. c. Status neurologi : perubahan kesadaran, pusing kepala, vertigo, menurunnya reflkeks, malaise, kejang, iritabel, hemiparesis, letargi, coma. d. Status Gastrointestinal : mual-muntah e. Status kardiopulmonal : kesukaran bernapas / sesak, depresi napas, napas lambat, hipotensi, bradikardi. 2. Diagnosa Keperawatan 1. Perubahan perfusi serebral berhubungan dengan : - Penghentian aliran darah oleh SOL ( hemoragik, hematoma) - Edema serebral - Penurunan tekanan darah sistemik/ hipoksia 2. Resti pola nafas tidak efektif berhubungan dengan: - Kerusakan neurovaskuler ( cedera pada pusat pernafasan otak) - Kerusakan persepsi atau kognitif 3. Perubahan persepsi sensorik berhubungan dengan trauma, deficit neurology 4. Perubahan proses pikir berhubungan dengan perubahan fisiologis, konflik psikologis 5. Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan - Kerusakan persepsi atau kognitif - Kekuatan/tahanan - Terapi pembatasan/kewaspadaan keamanan 6. Resti terhadap infeksi berhubungan dengan - Trauma jaringan, kulit rusak, prosedur invasive - Penurunan kerja silia, stasis cairan tubuh - Kekurangan nutrisi - Respon inflamasi tertekan 7. Resti perubahan nutsisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan - Perubahan kemampuan untuk mencerna nutrient ( penurunan tingkat kesadaran ) - Kelemahan otot yang diperlukan untuk mengunyah, menelan - Status hipermetabolik. 8. Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan kerusakan jaringan otak dan perdarahan, serta meningkatnya TIK 9. Perubahan proses keluarga berhubungan dengan - Transisi dan krisis situasi - Ketidakpastian tentang hasil/ harapan 10. Kurang pengetahuan mengenai kondisi dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan - Kurang pemajanan, tidakmengenal informasi - Kurang mengigat/ keterbatasan kognitif 3. Intervensi Keperawatan 1. Gangguan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan peningkatan TIK, edema serebral, perdarahan serebral. Tujuan : Mempertahankan perfusi jaringan serebral yang adekuat. Kriteria hasil : a. Pusing (-), muasl (-), muntah (-), gelisah (-). b. TD dalam batas normal c. Tidak ada tanda peningkatan TIK d. Kesadaran CM, GCS : 15 e. Pupil isokor, reaksi terhadap cahaya kuat NO Intervensi 1.Pantau adanya tanda peningkatan TIK : sakit kepala berat, muntah 2.Monitor TTV 3.Pantau GCS 4.Berikan posisi setinggi 15-30 o pada kepala 5.Bantu klien untuk mneghindari batuk 6.Jelaskan manfaat pembatasan aktivitas pada klien Rasional 1.Peningkatan TD dan penurunan RR secara bermakna akan memperberat kondisi TIK 2.Monitor tingkat kesadaran klien 3.Mengurangi TIK dengan menurunkan tahanan dan pengaruh gravitasi 4.Meminimalisir rangsangan yang dapat meningkatkan TIK 5.Pembatasan aktivitas klien dimaksudkan untuk pemakaian O2 dan energi yang membutuhkan suplay darah yang meningkat. 2. Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan penurunan refleks dan akumulasi secret. Tujuan : - Pasien mendemonstrasikan bersihan jalan napas yang adekuat Kriteria : - Batuk efektif a. Sianosis (-) b. Sesak (-) c. Pernapasan cuping hidung (-) d. HR 60 – 100 x/menit e. Sesak napas bersih NO Intervensi 1.Pertahankan jalan napas : pastikan secret dikeluarkan minimal tiap 2 jam 2.Anjurkan cara napas dalam 3.Demonstrasikan cara batuk efektif 4.Berikan posisi semi fowler Rasional Pantau adanya tanda dan gejala ketidakmampuan napas dalam dan pneumothoraks Anjurkan untuk perubahan posisi tiap 2 jam Membebaskan jalan naspa hambatan ventilasi lancer Kontrol diri dengan bernapas dalam Memungkinkan pengeluaran secret Mengurangi tahanan pada paru-paru, memungkinkan compliance paru. Perlu penanganan lebih intensif Mobilisasi sekresi dan memudahkan pembuangan 3. Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan, terapi pembatasan, immobilisasi. Tujuan : Klien dapat mobilisasi secara optimal Kriteria : - Melakukan kembali/ mempertahankan posisi fungsi optimal - Mempertahankan kekuatan dan fungsi bagian tubuh yang sakit atau kompensasi - Mendemonstrasikan tehnik/ perilaku yang memungkinkan dilakukannya kembali aktifitas. NO Intervensi 1.Periksa kembali kemampuan dan keadaan secara fungsional pada kerusakan yang terjadi. 2.Atur posisi pasien untuk menghindari kerusakan karena tekanan, ubah posisi pasien secara teratur 3.Sokong kepala dan badan, tangan dan lengan, kaki dan paha ketika pasien barada pada kursi roda. 4.Beri/ Bantu untuk melakukan latihan rentang gerak 5.Indikasikan/ Bantu pasien dengan program latihan dan penggunaanalat mobilisasi. Tingkatkan aktivitas dan partisipasi dalam merawat diri sendiri sesuai kemampuan. Rasional Mengidentifikasi kemungkinan kerusakan secara fungsional dan mempengaruhi pilihan intervensi yang akan dilakukan. Perubahan posisi secara teratur menyebabkan penyebaran terhadap BB dan meningkatkan sirkulasi pada seluruh bagian tubuh. Memperthankan kenyamanan, keamanan dan respon tubuh yang normal dan mencegah/ menurunkan resiko kerusakan kulit padadaerah koksigis. Mempertahankan mobilisasi dan fungsi sendi/ posisi normal ekstremitas dan menemukan terjadinya vena yang statis. Proses penyembuhan yang lambat, seringkali menyertai Trauma kepala dan pemulihan secara fisik merupakan bagian yang amat [enting dari suatu program pemulihan tersebut. sumber : http://patoflowaskep.blogspot.com/2008/12/trauma-capitis.html

Selasa, 06 Desember 2011

KELUARGA

keluarga,
mereka itu senyuman
mereka itu kasih sayang
mereka itu air mata
mereka itu bersama
mereka itu kebahagiaan
mereka itu nikmat
mereka itu anugerah
mereka itu derai tawa
mereka itu kegelisahan
mereka itu tempat kembali
mereka itu sumber hiburan
mereka itu teman
mereka itu lawan
mereka itu motivasi
mereka itu alasan
dan mereka itu keluarga saya, segalanya bagi saya :)

Minggu, 04 Desember 2011

through the rain - mariah carey

When you are caught in the rain
With nowere to run
When you’re distraught
And in pai, without anyone and you keep crying out
to be saved, but noboty comes
and you feel so far away

That you just can't find your way home
you can get there alone
it's okay
What you say is


I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And if you keep falling down
Don’t you dare give in
You will arise safe and sound
So keep pressing on steadfastly
And you’ll find what you need to prevail
What you say is

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And when the wind blows
As shadows grow close
Don’t be afraid
There’s nothing you can’t face
And should they tell you
You’ll never pull through
Don’t hesitate
Stand tall and say I

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I'll make it through the rain

I can make it through the rain
And stand up once again
And I live one more day, and I
I can make it through the rain
Oh yes, you can
You’re gonna make it through the rain.

Rabu, 02 November 2011

tanggapan atau komentar mengenai film yang dosen tampilkan

saya sangat mengagumi film pendek yang di tampilkan oleh dosen mata kuliah psikologi dan teknologi internet. dari film itu saya seperti mendapatkan sesuatu yang mampu memotivasi saya kembali agar lebih semangat menjalani hidup ini. di film itu saya seperti diajarkan untuk lebih menghargai semua yang telah tuhan berikan kepada saya saat ini. karena orang yang terbatas saja secara fisiknya masih bisa hidup dan berprestasi selayaknya manusia lain seperti pada umumnya. walaupun terkadang memang saya yakin pasti awalnya pun mereka sangatlah berat dan menjalani hari-hari mereka. tapi bagi saya mereka telah menemukan arti hidup yang sesungguhnya. mereka sangat mensyukuri apa yang telah tuham berikan kepada mereka. saya sampai malu dengan diri saya sendiri. saya terkadang masih suka mengeluh dengan keadaan saya saat ini. padahal saya sudah diberikan fisik dan panca indera yang sempurna. tapi itulah hidup, tuhan selalu mengajarkan umatnya untuk selalu bersyukur dan menghargai apapun yang telah ia ciptakan. dan tuhan akan selalu menciptakan sebuah kekurangan dengan sederet kelebihan yang menakjubkan.
terimakasih tuhan karena sudah ciptakan aku sedemikian indahnya sebagai ciptaanmu :)

RURIN RIMADHANY
2PA04
16510282
PSIKOLOGI dan TEKNOLOGI INTERNET

Senin, 17 Oktober 2011

World Wide Web




Web bersejarah logo yang dirancang oleh Robert Cailliau
Penemu Tim Berners-Lee [1]
Perusahaan CERN
Ketersediaan Seluruh Dunia
World Wide Web (disingkat sebagai WWW atau W3, [2] dan umumnya dikenal sebagai Web) adalah sistem dokumen hypertext saling diakses melalui Internet. Dengan web browser, kita dapat melihat halaman web yang mungkin berisi teks, gambar, video, dan multimedia lainnya dan menavigasi antara mereka melalui hyperlink.
Menggunakan konsep-konsep dari sistem hypertext sebelumnya, insinyur Inggris dan komputer ilmuwan Sir Tim Berners-Lee, sekarang Direktur World Wide Web Consortium (W3C), menulis sebuah proposal Maret 1989 untuk apa yang akhirnya akan menjadi World Wide Web. [1] Pada CERN di Jenewa, Swiss, Berners-Lee dan ilmuwan komputer Belgia Robert Cailliau diusulkan pada tahun 1990 untuk menggunakan hypertext "... untuk link dan akses informasi dari berbagai jenis sebagai web node di mana pengguna dapat browse di akan", [3 ] dan mereka secara terbuka memperkenalkan proyek pada bulan Desember. [4]
"The World Wide Web dikembangkan menjadi kolam pengetahuan manusia, dan budaya manusia, yang akan memungkinkan kolaborator di lokasi terpencil untuk berbagi ide dan semua aspek dari sebuah proyek bersama." [5]
Isi [hide]
1 Sejarah
2 Fungsi
2.1 Menghubungkan
2,2 Dinamis update dari halaman web
2.3 WWW awalan
Http dan https 2,4 specifier
3 Privasi
4 Keamanan
5 Standar
6 Aksesibilitas
7 Internasionalisasi
8 Statistik
9 Kecepatan isu
10 Caching
11 Lihat juga
12 Referensi
13 Bacaan lebih lanjut
14 Pranala luar
[Sunting] Sejarah

Artikel utama: Sejarah World Wide Web


NeXT Computer yang digunakan oleh Berners-Lee. Label tangan menyatakan, "Mesin ini adalah server JANGAN KEKUATAN IT DOWN!."
Dalam edisi Mei 1970 Populer majalah Science Arthur C. Clarke dilaporkan telah meramalkan bahwa satelit akan suatu hari "membawa akumulasi pengetahuan dunia untuk ujung jari Anda" menggunakan konsol yang akan menggabungkan fungsionalitas dari Xerox televisi, telepon, dan komputer kecil, yang memungkinkan transfer data dan video conferencing di seluruh dunia. [6]
Pada bulan Maret 1989, Tim Berners-Lee menulis sebuah proposal yang direferensikan Enquire, database dan proyek perangkat lunak yang telah dibangun pada tahun 1980, dan dijelaskan sistem informasi manajemen lebih rumit. [7]
Dengan bantuan dari Robert Cailliau, ia menerbitkan proposal yang lebih formal (pada 12 November, 1990) untuk membangun sebuah "proyek Hypertext" disebut "WorldWideWeb" (satu kata, juga "W3") sebagai "web" dari "dokumen hypertext" untuk dilihat oleh "browser" menggunakan arsitektur client-server [3] Proposal ini memperkirakan bahwa web read-only akan dikembangkan dalam waktu tiga bulan dan akan mengambil enam bulan untuk mencapai "penciptaan link baru dan materi baru dengan. pembaca, [sehingga] penulis menjadi universal "serta" pemberitahuan otomatis pembaca ketika bahan baru yang menarik bagi dia / nya telah menjadi tersedia. " Sedangkan tujuan read-only bertemu, penulis diakses dari konten web membutuhkan waktu lebih lama untuk dewasa, dengan konsep wiki, blog, Web 2.0 dan RSS / Atom. [8]
Proposal dimodelkan setelah Dynatext SGML pembaca oleh Teknologi Buku Elektronik, sebuah spin-off dari Institut Penelitian dalam Informasi dan Beasiswa di Brown University. Sistem Dynatext, lisensi oleh CERN, secara teknis canggih dan merupakan pemain kunci dalam perpanjangan SGML ISO 8879:1986 untuk Hypermedia dalam HyTime, tapi itu dianggap terlalu mahal dan memiliki kebijakan perizinan yang tidak tepat untuk digunakan dalam fisika energi umum yang tinggi masyarakat, yaitu biaya untuk setiap dokumen dan setiap perubahan dokumen.


CERN pada tahun 2010 perumahan datacenter beberapa www server
Sebuah NeXT Computer digunakan oleh Berners-Lee sebagai web server pertama di dunia dan juga untuk menulis web browser pertama, WorldWideWeb, pada tahun 1990. Dengan Natal 1990, Berners-Lee telah dibangun semua alat yang diperlukan untuk bekerja Web: [9] browser web pertama (yang merupakan editor web juga); server web pertama, dan halaman web pertama, [10] yang menggambarkan proyek itu sendiri. Pada tanggal 6 Agustus 1991, ia posted ringkasan pendek dari proyek World Wide Web pada newsgroup alt.hypertext [11]. Tanggal ini juga menandai debut dari Web sebagai layanan publik yang tersedia di Internet. Foto pertama di web yang diupload oleh Berners-Lee pada tahun 1992, gambar rumah CERN band yang Horribles Les Cernettes.
Web sebagai "Efek Samping" dari 40 tahun Percobaan Fisika Partikel. Itu terjadi berkali-kali selama sejarah ilmu pengetahuan bahwa hasil paling mengesankan dari upaya ilmiah skala besar muncul jauh dari arah utama dari usaha-usaha ... Setelah Perang Dunia 2 pusat-pusat nuklir negara-negara berkembang menjadi hampir semua tempat dengan konsentrasi tertinggi ilmuwan berbakat. Selama sekitar empat dekade banyak dari mereka yang diundang ke Laboratorium CERN internasional. Jadi jenis spesifik dari intelektual "seluruh budaya" di CERN (seperti yang Anda menyebutnya) itu terus berkembang dari satu generasi dari para ilmuwan dan insinyur yang lain. Ketika konsentrasi bakat manusia per kaki persegi Labs CERN mencapai massa kritis, hal ini menyebabkan sebuah ledakan intelektual Web - titik penting sejarah manusia - lahir ... Tidak ada yang dapat dibandingkan untuk itu ... Kami cant bayangkan namun skala sebenarnya dari goyang baru, karena belum ada begitu cepat berkembang multi-dimensi sosial-ekonomi proses dalam sejarah manusia ... [12]

Server pertama di luar Eropa didirikan di SLAC untuk host database Spires-HEP. Account berbeda secara substansial untuk tanggal acara ini. Konsorsium World Wide Web mengatakan Desember 1992, [13] bahwa SLAC sendiri mengklaim 1991. [14] [15] Hal ini didukung oleh dokumen W3C berjudul A Little Sejarah World Wide Web. [16]
Konsep yang mendasari penting dari hypertext berasal dari proyek-proyek yang lebih tua dari tahun 1960-an, seperti Hypertext Editing System (HES) di Brown University, Ted Nelson Proyek Xanadu, dan oN-Line Sistem Douglas Engelbart (NLS). Baik Nelson dan Engelbart pada gilirannya terinspirasi oleh Vannevar mikrofilm berbasis Bush "memex", yang digambarkan dalam esai 1945 "As We May Think" [kutipan diperlukan].
Berners-Lee terobosan adalah untuk menikah hypertext ke Internet. Dalam bukunya Tenun Web, ia menjelaskan bahwa ia telah berulang kali menyarankan bahwa pernikahan antara dua teknologi adalah mungkin untuk anggota kedua komunitas teknis, tetapi ketika tidak ada yang mengambil undangan-Nya, ia akhirnya menangani proyek sendiri. Dalam proses ini, ia mengembangkan tiga teknologi penting:
sistem pengidentifikasi unik secara global untuk sumber daya di Web dan di tempat lain, Universal Document Identifier (UDI), kemudian dikenal sebagai Uniform Resource Locator (URL) dan Uniform Resource Identifier (URI);
penerbitan bahasa HyperText Markup Language (HTML);
Hypertext Transfer Protocol (HTTP). [17]
World Wide Web memiliki sejumlah perbedaan dari sistem hypertext lain yang kemudian tersedia. Web hanya diperlukan link searah daripada yang dua arah. Hal ini memungkinkan seseorang untuk link ke sumber lain tanpa tindakan oleh pemilik sumber daya itu. Hal ini juga secara signifikan mengurangi kesulitan pelaksanaan web server dan browser (dibandingkan dengan sistem sebelumnya), tetapi pada gilirannya mempresentasikan masalah kronis link membusuk. Tidak seperti pendahulunya seperti HyperCard, World Wide Web adalah non-eksklusif, sehingga memungkinkan untuk mengembangkan server dan klien secara independen dan menambahkan ekstensi tanpa batasan lisensi. Pada tanggal 30 April 1993, CERN mengumumkan bahwa World Wide Web akan bebas untuk siapa saja, tanpa biaya karena [18] Kedatangan dua bulan setelah pengumuman bahwa implementasi server dari protokol Gopher tidak lagi bebas untuk digunakan, ini diproduksi. pergeseran yang cepat dari Gopher dan ke Web. Sebuah browser web populer awal adalah ViolaWWW untuk Unix dan Sistem Windowing X.
Para sarjana umumnya setuju bahwa titik balik untuk World Wide Web dimulai dengan pengenalan [19] dari browser web Mosaic [20] pada tahun 1993. Sebuah browser grafis yang dikembangkan oleh sebuah tim di Pusat Nasional untuk Supercomputing Applications di University of Illinois di Urbana-Champaign (UIUC-NCSA), yang dipimpin oleh Marc Andreessen, dana untuk Mosaic datang dari Komputasi Performa Tinggi AS dan Inisiatif Komunikasi dan High Performance Computing dan Undang-undang Komunikasi tahun 1991, salah satu dari perkembangan komputasi beberapa diprakarsai oleh US Senator Al Gore [21]. Sebelum rilis Musa, grafis tidak biasanya dicampur dengan teks dalam halaman web dan popularitas Web adalah kurang dari yang lebih tua protokol digunakan melalui Internet, seperti Gopher dan Wide Area Information Server (WAIS). Antarmuka pengguna grafis Mosaic diperbolehkan Web untuk menjadi, sejauh ini, protokol Internet yang paling populer.
Dunia Web Consortium Luas (W3C) didirikan oleh Tim Berners-Lee setelah ia meninggalkan Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) pada bulan Oktober 1994. Ini didirikan di Institut Teknologi Massachusetts Laboratorium Ilmu Komputer (MIT / SKB) dengan dukungan dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), yang telah dirintis Internet; setahun kemudian, sebuah situs kedua didirikan pada INRIA (a nasional Perancis penelitian laboratorium komputer) dengan dukungan dari Komisi Eropa DG InfSo, dan pada tahun 1996, sebuah situs kontinental ketiga diciptakan di Jepang pada Universitas Keio. Pada akhir 1994, sementara jumlah situs itu masih menit dibandingkan dengan standar ini, cukup banyak situs terkenal sudah aktif, banyak yang merupakan prekursor atau inspirasi untuk layanan saat ini yang paling populer.
Terhubung oleh internet yang ada, situs-situs lainnya diciptakan di seluruh dunia, standar internasional untuk menambahkan nama domain, dan HTML. Sejak itu, Berners-Lee telah memainkan peran aktif dalam membimbing pengembangan standar web (seperti bahasa markup yang terdiri halaman web), dan dalam beberapa tahun terakhir telah menganjurkan visinya tentang Semantic Web. World Wide Web memungkinkan penyebaran informasi melalui Internet melalui mudah digunakan dan format yang fleksibel. Dengan demikian memainkan peran penting dalam mempopulerkan penggunaan Internet [22]. Walaupun dua istilah yang kadang-kadang digabungkan dalam penggunaan populer, World Wide Web tidak identik dengan Internet. [23] Web adalah kumpulan dokumen dan baik klien dan perangkat lunak server menggunakan protokol internet seperti TCP / IP dan HTTP.
[Sunting] Fungsi

Istilah Internet dan World Wide Web yang sering digunakan dalam setiap hari-pidato tanpa perbedaan banyak. Namun, Internet dan World Wide Web tidak satu dan sama. Internet adalah sistem global jaringan komputer yang saling berhubungan. Sebaliknya, Web adalah salah satu layanan yang berjalan di Internet. Ini adalah koleksi dokumen tekstual dan sumber daya lainnya, dihubungkan oleh hyperlink dan URL, ditularkan oleh web browser dan web server. Singkatnya, Web dapat dianggap sebagai aplikasi "berjalan" di Internet. [24]
Melihat halaman web di World Wide Web biasanya mulai baik dengan mengetik URL dari halaman ke web browser, atau dengan mengikuti hyperlink ke halaman atau sumber daya. Web browser kemudian memulai serangkaian pesan komunikasi, di belakang layar, dalam rangka untuk mengambil dan menampilkannya. Sebagai contoh, perhatikan halaman Wikipedia untuk artikel ini dengan http://en.wikipedia.org/wiki/World_Wide_Web URL.
Pertama, browser menyelesaikan bagian server nama URL (en.wikipedia.org) ke alamat Internet Protocol menggunakan database didistribusikan secara global dikenal sebagai Domain Name System (DNS); lookup ini mengembalikan alamat IP seperti 208,80. 152,2. Browser kemudian permintaan sumber daya dengan mengirimkan permintaan HTTP di Internet ke komputer pada alamat tertentu. Hal ini membuat permintaan ke port aplikasi tertentu di Internet Protocol Suite yang mendasari sehingga komputer menerima permintaan dapat membedakan permintaan HTTP dari protokol jaringan lainnya mungkin melayani seperti pengiriman e-mail, protokol HTTP biasanya menggunakan port 80. Isi dari permintaan HTTP dapat yang sederhana seperti dua baris teks
GET / wiki / HTTP/1.1 World_Wide_Web
Host: en.wikipedia.org
Komputer yang menerima permintaan HTTP memberikan ke perangkat lunak Web server mendengarkan untuk permintaan pada port 80. Jika server web dapat memenuhi permintaan itu mengirimkan respon HTTP kembali ke browser yang menunjukkan kesuksesan, yang dapat sebagai sederhana seperti
HTTP/1.0 200 OK
Content-Type: text / html; charset = UTF-8
diikuti oleh isi dari halaman yang diminta. Hypertext Markup Language untuk halaman web dasar terlihat seperti


World Wide Web - Wikipedia, ensiklopedia bebas </ title><br /> </ Head> <br /> <body> <br /> <p>World Wide Web, disingkat sebagai WWW ...</ p dan umumnya dikenal> <br /> </ Body> <br /> </ Html> <br /> Web browser mem-parsing HTML, menafsirkan markup (<title>, <b> untuk berani, dan semacamnya) yang mengelilingi kata-kata dalam rangka untuk menarik teks yang di layar. <br /> Banyak halaman web terdiri dari HTML yang lebih rumit yang referensi URL sumber daya lainnya seperti gambar, media tertanam lain, script yang mempengaruhi perilaku halaman, dan Cascading Style Sheets yang mempengaruhi tata letak halaman. Sebuah browser yang menangani HTML yang kompleks akan membuat permintaan HTTP tambahan untuk web server untuk jenis media internet lainnya. Seperti menerima konten mereka dari server web, browser semakin merender halaman ke layar sebagaimana ditentukan oleh HTML dan sumber daya tambahan. <br /> [Sunting] Menghubungkan <br /> Halaman web yang paling berisi hyperlink ke halaman terkait lainnya dan mungkin untuk file download, dokumen sumber, definisi dan sumber daya web lainnya (ini artikel Wikipedia penuh hyperlink). Dalam format HTML, hyperlink terlihat seperti <br /> <a Awal href="http://www.w3.org/History/19921103-hypertext/hypertext/WWW/"> arsip <br /> dari situs Web pertama </ a> <br /> <br /> <br /> Grafis representasi dari fraksi menit WWW, hyperlink menunjukkan <br /> Seperti koleksi berguna, sumber daya yang terkait, saling berhubungan melalui hypertext link dijuluki web informasi. Publikasi di Internet menciptakan apa Tim Berners-Lee pertama disebut WorldWideWeb (dalam nya CamelCase asli, yang kemudian dibuang) pada November 1990. [3] <br /> Struktur hyperlink WWW digambarkan oleh webgraph ini: node dari webgraph yang sesuai dengan halaman web (atau URL) tepi diarahkan antara mereka untuk hyperlink. <br /> Seiring waktu, sumber daya banyak web ditunjukkan oleh hyperlink menghilang, relokasi, atau diganti dengan isi yang berbeda. Hal ini membuat hyperlink usang, fenomena yang disebut dalam beberapa kalangan sebagai link membusuk dan hyperlink terpengaruh oleh itu sering disebut link mati. Sifat fana dari Web telah mendorong berbagai upaya untuk situs web arsip. Internet Archive, aktif sejak 1996, merupakan salah satu upaya paling terkenal. <br /> [Sunting] Dinamis update dari halaman web <br /> Artikel utama: Ajax (pemrograman) <br /> JavaScript adalah bahasa scripting yang awalnya dikembangkan pada tahun 1995 oleh Brendan Eich, maka Netscape, untuk digunakan dalam halaman web [25]. Versi standar adalah ECMAScript. [25] Untuk mengatasi beberapa keterbatasan dari halaman-halaman dengan- model yang digambarkan di atas, beberapa aplikasi web juga menggunakan Ajax (Asynchronous JavaScript dan XML). JavaScript adalah disampaikan dengan halaman yang dapat membuat permintaan HTTP ke server tambahan, baik dalam menanggapi tindakan pengguna seperti mouse-klik, atau berdasarkan waktu yang telah berlalu. Respon server digunakan untuk memodifikasi halaman saat ini daripada membuat sebuah halaman baru dengan respon masing-masing. Dengan demikian server hanya perlu menyediakan terbatas, informasi tambahan. Sejak beberapa Ajax permintaan dapat ditangani pada saat yang sama, pengguna dapat berinteraksi dengan halaman bahkan saat data sedang diambil. Beberapa aplikasi web server secara berkala jajak pendapat untuk menanyakan apakah informasi baru tersedia. [26] <br /> [Sunting] awalan WWW <br /> Banyak nama domain yang digunakan untuk World Wide Web dimulai dengan www karena praktek-berdiri lama penamaan host internet (server) sesuai dengan layanan yang mereka sediakan. Nama host untuk web server sering www, dengan cara yang sama bahwa hal itu mungkin ftp untuk server FTP, dan berita atau NNTP untuk server USENET news. Ini nama host muncul sebagai Domain Name System (DNS) nama subdomain, seperti di www.example.com. Penggunaan 'www' sebagai nama subdomain tidak diperlukan oleh standar teknis atau kebijakan, memang, server web pertama yang pernah disebut nxoc01.cern.ch, [27] dan banyak situs web eksis tanpanya. Banyak situs yang didirikan masih menggunakan 'www', atau mereka menciptakan nama-nama subdomain lainnya seperti 'www2', 'aman', dll Banyak web server tersebut diatur sedemikian rupa sehingga baik akar domain (misalnya, example.com) dan www subdomain (misalnya, www.example.com) merujuk ke situs yang sama; yang lainnya memerlukan satu bentuk atau yang lain, atau mereka mungkin peta ke situs web yang berbeda. <br /> Penggunaan nama subdomain berguna untuk load balancing traffic web untuk masuk dengan membuat data CNAME yang menunjuk ke sebuah cluster server web. Karena, saat ini, hanya subdomain dapat cname'ed hasil yang sama tidak dapat dicapai dengan menggunakan root domain telanjang. <br /> Ketika pengguna mengirimkan sebuah nama domain lengkap ke web browser address bar di bidang nya masukan, beberapa web browser secara otomatis mencoba menambahkan awalan "www" untuk awal dan mungkin "com.", "Org." Dan ". Bersih "pada akhirnya, tergantung pada apa yang mungkin hilang. Misalnya, memasukkan 'microsoft' mungkin diubah untuk http://www.microsoft.com/ dan 'openoffice' untuk http://www.openoffice.org. Fitur ini mulai muncul dalam versi awal dari Mozilla Firefox, ketika itu masih memiliki judul kerja 'Firebird "pada awal 2003, dari praktik sebelumnya dalam browser seperti Lynx [28]. Hal ini melaporkan bahwa Microsoft telah diberikan paten AS untuk gagasan yang sama pada 2008, tetapi hanya untuk perangkat mobile. [29] <br /> Dalam bahasa Inggris, www adalah diucapkan oleh individual mengucapkan nama karakter (double-u double-u double-u). Meskipun beberapa pengguna teknis mengucapkannya dub dub-dub-, ini tidak meluas. Penulis Inggris Douglas Adams sekali menyindir dalam The Independent on Sunday (1999): "World Wide Web adalah satu-satunya yang saya tahu yang diperpendek bentuk memakan waktu tiga kali lebih lama untuk mengatakan dari apa itu singkatan," dengan Stephen Fry kemudian mengucapkannya dalam serial "Podgrammes" podcast sebagai "wuh wuh wuh." Dalam bahasa Cina Mandarin, World Wide Web adalah biasanya diterjemahkan melalui phono-semantik yang cocok untuk Wan Wei wǎng (万维网), yang memenuhi www dan secara harfiah berarti "bersih dimensi segudang", [30] terjemahan yang sangat tepat mencerminkan konsep desain dan proliferasi dari World Wide Web. Tim Berners-Lee web-ruang menyatakan bahwa World Wide Web adalah resmi dieja sebagai tiga kata yang terpisah, masing-masing dikapitalisasi, tanpa tanda hubung campur [31]. <br /> Penggunaan awalan www menurun sebagai Web 2.0 aplikasi web berusaha untuk merek nama domain mereka dan membuat mereka mudah diucapkan [32] Sebagai web mobile tumbuh dalam popularitas,. Layanan seperti Gmail.com, MySpace.com, Facebook.com dan Twitter . com adalah yang paling sering didiskusikan tanpa menambahkan www ke domain (atau com.) <br /> [Sunting] http dan https specifier <br /> Para penspesifikasi skema (http:// atau https://) di URI merujuk Transfer Protokol HTTP Hypertext dan Aman masing-masing dan sangat menentukan protokol komunikasi yang akan digunakan untuk permintaan dan respon. Protokol HTTP adalah dasar pengoperasian World Wide Web; lapisan enkripsi ditambahkan dalam HTTPS adalah penting ketika informasi rahasia seperti password atau informasi perbankan untuk dipertukarkan melalui Internet publik. Web browser biasanya tambahkan skema untuk URL juga, jika dihilangkan. <br /> [Sunting] Privasi <br /> <br /> <br /> Bagian ini mungkin memerlukan pembersihan untuk memenuhi standar kualitas Wikipedia. (Pertimbangkan untuk menggunakan instruksi pembersihan yang lebih spesifik.) Harap membantu meningkatkan bagian ini jika Anda bisa. Halaman pembicaraan mungkin berisi saran. (Juni 2011) <br /> <br /> Bagian ini telah dinominasikan untuk diperiksa netralitasnya. <br /> Diskusi nominasi ini dapat ditemukan di halaman pembicaraan. (Juni 2011) <br /> Komputer pengguna, yang menghemat waktu dan uang, dan yang mendapatkan kenyamanan dan hiburan, mungkin atau mungkin tidak memiliki menyerah hak privasi dalam pertukaran untuk menggunakan beberapa teknologi termasuk Web [33] [tidak jelas] Sebagai contoh:. Lebih dari satu setengah miliar orang di seluruh dunia telah menggunakan layanan jaringan sosial, [34] dan orang Amerika yang tumbuh dengan Web, setengah menciptakan profil online [35] dan merupakan bagian dari pergeseran generasi yang dapat mengubah norma-norma [36]. [37 ] [penjelasan lebih lanjut diperlukan] Jaringan sosial Facebook berkembang dari mahasiswa perguruan tinggi AS untuk penonton non-AS 70%, namun pada tahun 2009 diperkirakan hanya 20% dari anggotanya menggunakan pengaturan privasi [38] Pada tahun 2010 (enam tahun setelah co-. pendiri perusahaan), Mark Zuckerberg menulis, "kita akan menambahkan kontrol privasi yang lebih sederhana untuk menggunakan". [39] <br /> Privasi perwakilan dari 60 negara telah memutuskan untuk meminta undang-undang untuk melengkapi industri pengaturan-diri, untuk pendidikan bagi anak-anak dan anak-anak lain yang menggunakan Web, dan untuk perlindungan default untuk pengguna jejaring sosial [40]. Mereka juga percaya perlindungan data untuk pribadi informasi bisnis manfaat yang dapat diidentifikasi lebih dari penjualan informasi yang [40]. Pengguna dapat memilih-in untuk fitur browser untuk menghapus sejarah pribadi mereka secara lokal dan memblokir beberapa cookies dan jaringan periklanan [41] tetapi mereka masih dilacak di server situs 'log , dan khususnya web beacon [42]. Berners-Lee dan koleganya melihat harapan dalam akuntabilitas dan penggunaan yang tepat dicapai dengan memperluas arsitektur Web untuk kesadaran kebijakan, mungkin dengan penebangan audit, Seseorang yang dan peralatan. [43] <br /> Dalam pertukaran untuk menyediakan konten gratis, vendor mempekerjakan pengiklan yang memata-matai pengguna Web dan basis model bisnis mereka pada pelacakan mereka [44]. Sejak 2009, mereka membeli dan menjual data konsumen di bursa (kurang beberapa detail yang bisa memungkinkan untuk de -anonim, atau mengidentifikasi individu) [44] [45]. Ratusan juta kali per hari, Lotame Solusi menangkap apa yang pengguna mengetik secara real time, dan mengirimkan teks yang untuk OpenAmplify yang kemudian mencoba untuk menentukan, mengutip penulis di The Wall Street Journal, "topik apa yang sedang dibahas, bagaimana penulis merasa tentang topik tersebut, dan apa yang orang akan lakukan tentang mereka". [46] [47] <br /> Microsoft mundur pada tahun 2008 dari rencananya untuk fitur privasi yang kuat di Internet Explorer, [48] meninggalkan penggunanya (50% dari pengguna Web di dunia) terbuka untuk pengiklan yang mungkin membuat asumsi tentang mereka didasarkan pada hanya satu klik saat mereka mengunjungi sebuah website [49]. Di antara layanan dibayar oleh iklan, Yahoo! dapat mengumpulkan data yang paling tentang pengguna situs komersial, sekitar 2.500 bit informasi per bulan tentang setiap pengguna khas situs dan situs iklan afiliasi jaringan. Yahoo! diikuti oleh MySpace dengan sekitar setengah yang potensial dan kemudian oleh AOL-timewarner, Google, Facebook, Microsoft, dan eBay [50]. <br /> [Sunting] Keamanan <br /> <br /> Web telah menjadi jalur pilihan penjahat 'untuk menyebarkan malware. Cybercrime dilakukan di Web dapat mencakup pencurian identitas, penipuan, spionase dan mengumpulkan intelijen [51]. Berbasis web kerentanan sekarang melebihi kekhawatiran keamanan komputer tradisional, [52] [53] dan sebagai diukur oleh Google, sekitar satu dalam sepuluh halaman web mungkin berisi kode berbahaya [54]. Kebanyakan serangan berbasis Web berlangsung pada website yang sah, dan paling, yang diukur oleh Sophos, adalah host di Amerika Serikat, Cina dan Rusia. [55] Yang paling umum dari semua ancaman malware adalah SQL injeksi serangan terhadap website [56] Melalui HTML dan URI Web adalah rentan terhadap serangan seperti cross-site scripting (XSS) yang datang dengan pengenalan JavaScript. [57] dan diperburuk untuk beberapa derajat oleh Web 2.0 dan Ajax web desain yang nikmat penggunaan skrip [58]. Hari ini salah satu perkiraan, 70% dari seluruh website yang terbuka untuk serangan XSS pada pengguna mereka. [59] <br /> Usulan solusi bervariasi secara ekstrem. Vendor keamanan McAfee sudah besar seperti pemerintahan desain dan suite untuk memenuhi kepatuhan peraturan post-9/11, [60] dan beberapa, seperti Finjan telah direkomendasikan aktif real-time inspeksi kode dan semua konten terlepas dari sumbernya [51]. Beberapa berpendapat bahwa untuk perusahaan untuk melihat keamanan sebagai peluang bisnis daripada pusat biaya, [61] "di mana-mana, selalu-pada manajemen hak digital" ditegakkan di infrastruktur oleh segelintir organisasi harus mengganti ratusan perusahaan yang saat ini data yang aman dan jaringan [62]. Jonathan Zittrain mengatakan pengguna berbagi tanggung jawab untuk keamanan komputasi jauh lebih baik untuk penguncian bawah Internet. [63] <br /> [Sunting] Standar <br /> <br /> Artikel utama: standar Web <br /> Banyak standar formal dan spesifikasi teknis lainnya dan perangkat lunak mendefinisikan operasi dari aspek yang berbeda dari World Wide Web, Internet, dan pertukaran informasi komputer. Banyak dokumen adalah karya dari World Wide Web Consortium (W3C), dipimpin oleh Berners-Lee, namun ada juga yang diproduksi oleh Internet Engineering Task Force (IETF) dan organisasi lainnya. <br /> Biasanya, ketika standar web dibahas, publikasi berikut ini dilihat sebagai dasar: <br /> Rekomendasi untuk bahasa markup, terutama HTML dan XHTML, dari W3C. These mendefinisikan struktur dan interpretasi dokumen hypertext. <br /> Rekomendasi untuk stylesheet, terutama CSS, dari W3C. <br /> Standar untuk ECMAScript (biasanya dalam bentuk JavaScript), dari ECMA International. <br /> Rekomendasi untuk Document Object Model, dari W3C. <br /> Publikasi tambahan memberikan definisi teknologi penting lainnya untuk World Wide Web, termasuk, namun tidak terbatas pada, yang berikut: <br /> Uniform Resource Identifier (URI), yang merupakan sistem universal untuk referensi sumber di Internet, seperti dokumen hypertext dan gambar. URI, sering disebut URL, didefinisikan oleh RFC 3986 IETF / STD 66: Sumber Daya Identifier Uniform (URI): Sintaks Generik, serta pendahulunya dan banyak URI RFC mendefinisikan skema; <br /> HyperText Transfer Protocol (HTTP), terutama seperti yang didefinisikan oleh RFC 2616: HTTP/1.1 dan RFC 2617: HTTP Authentication, yang menentukan bagaimana browser dan server mengotentikasi satu sama lain. <br /> [Sunting] Aksesibilitas <br /> <br /> Artikel utama: aksesibilitas Web <br /> Akses ke Web adalah untuk semua orang terlepas dari cacat-termasuk visual, auditori, fisik, ucapan, kognitif, dan neurologis. Aksesibilitas fitur juga membantu orang lain dengan cacat sementara seperti lengan patah atau populasi yang menua sebagai perubahan kemampuan mereka [64]. Web digunakan untuk menerima informasi serta menyediakan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat, sehingga penting bahwa Web dapat diakses di Untuk memberikan akses yang sama dan kesempatan yang sama kepada orang-orang penyandang cacat [65]. Tim Berners-Lee pernah mencatat, "Kekuatan Web adalah universalitasnya Akses oleh semua orang terlepas dari kecacatan merupakan aspek penting.." [64] Banyak negara mengatur web aksesibilitas sebagai syarat untuk situs web. [66] kerjasama internasional di W3C Web Accessibility Initiative menyebabkan panduan sederhana yang penulis konten web serta pengembang perangkat lunak dapat digunakan untuk membuat Web dapat diakses oleh orang-orang yang mungkin atau tidak mungkin menggunakan teknologi bantu [64]. [67] <br /> [Sunting] Internasionalisasi <br /> <br /> Kegiatan Internasionalisasi W3C meyakinkan bahwa teknologi Web akan bekerja di semua bahasa, script, dan budaya [68] Dimulai pada tahun 2004 atau 2005,. Unicode memperoleh tanah dan akhirnya pada Desember 2007 melampaui kedua ASCII dan Eropa Barat sebagai encoding karakter yang paling sering digunakan di Web [69] Originally. RFC 3986 diizinkan untuk sumber daya diidentifikasi oleh URI dalam subset dari US-ASCII. RFC 3987 memungkinkan lebih karakter-karakter dalam Karakter Universal Set-dan sekarang sumber daya dapat diidentifikasi oleh IRI dalam bahasa apapun [70]. <br /> [Sunting] Statistik <br /> <br /> Antara 2005 dan 2010, jumlah pengguna Web dua kali lipat, dan diperkirakan akan melampaui dua miliar pada 2010. [71] Menurut sebuah studi tahun 2001, ada sejumlah besar, lebih dari 550 miliar, dokumen di Web, sebagian besar di terlihat Web, atau Deep Web [72] Sebuah survei tahun 2002 dari 2.024 juta halaman Web [73] ditentukan bahwa sejauh konten yang paling Web dalam bahasa Inggris: 56,4%; berikutnya adalah halaman di Jerman (7,7%), Perancis (5,6%. ), dan Jepang (4,9%). Sebuah studi yang lebih baru, yang digunakan dalam pencarian Web 75 bahasa yang berbeda untuk sampel Web, menetapkan bahwa ada lebih dari 11,5 miliar halaman Web di Web diindeks publik sejak akhir Januari 2005. [74] Pada Maret 2009, diindeks web berisi setidaknya 25210000000 halaman [75] Pada tanggal 25 Juli 2008, Google perangkat lunak insinyur Jesse Alpert dan Nissan Hajjaj mengumumkan bahwa Google Search telah menemukan satu triliun unik URL.. [76] Pada Mei 2009, lebih dari 109.500.000 situs yang dikelola. [77] Dari jumlah tersebut 74% adalah komersial atau situs lain yang beroperasi dalam domain generik com. top-level [77]. <br /> Berikut 109,5 juta domain terdaftar, bukan situs web dalam operasi. Situs kerja akan hampir 12 juta total. <br /> Statistik mengukur popularitas sebuah website biasanya didasarkan baik pada jumlah tampilan halaman atau server yang terkait 'hits' (permintaan file) yang diterimanya. <br /> [Sunting] isu Kecepatan <br /> <br /> Frustrasi atas masalah kemacetan dalam infrastruktur internet dan latency tinggi yang hasil dalam browsing lambat telah menyebabkan nama merendahkan untuk World Wide Web: World Wide Tunggu [78] Mempercepat Internet adalah sebuah diskusi yang sedang berlangsung atas penggunaan mengintip. dan QoS teknologi. . Solusi lain untuk mengurangi kemacetan dapat ditemukan di W3C [79] Pedoman untuk waktu respon Web: [80] <br /> 0,1 detik (satu sepersepuluh detik). Waktu respon yang ideal. Pengguna tidak merasakan gangguan apapun. <br /> 1 detik. Tertinggi waktu respon dapat diterima. Ambil kali di atas 1 detik mengganggu pengalaman pengguna. <br /> 10 detik. Tidak dapat diterima waktu respon. Pengalaman pengguna terganggu dan pengguna akan meninggalkan situs atau sistem. <br /> [Sunting] Caching <br /> <br /> Jika pengguna mengunjungi kembali halaman Web setelah hanya interval pendek, data halaman tidak mungkin perlu ulang diperoleh dari server web sumber. Hampir semua cache browser web baru memperoleh data, biasanya pada hard drive lokal. Permintaan HTTP yang dikirim oleh browser biasanya hanya akan meminta data yang telah berubah sejak download terakhir. Jika data cache lokal masih saat ini, itu akan kembali. Caching membantu mengurangi jumlah lalu lintas Web di Internet. Keputusan tentang kedaluwarsa dibuat independen untuk setiap file yang didownload, apakah gambar, stylesheet, JavaScript, HTML, atau konten apapun lainnya situs dapat menyediakan. Jadi bahkan di situs dengan konten yang sangat dinamis, banyak sumber-sumber dasar hanya perlu refresh sesekali. Web site designer menemukan itu berguna untuk menyusun sumber daya seperti CSS dan JavaScript Data ke situs-lebar beberapa file sehingga mereka dapat cache efisien. Ini membantu mengurangi waktu download halaman dan menurunkan permintaan di Web server. <br /> Ada komponen lain dari Internet yang dapat cache konten Web. Firewall perusahaan dan akademis sering cache yang diminta oleh sumber daya Web satu pengguna untuk kepentingan semua. (Lihat juga Caching proxy server.) Beberapa search engine juga menyimpan cache konten dari situs web. Selain dari fasilitas yang dibangun ke dalam server Web yang dapat menentukan kapan berkas telah diperbaharui dan sehingga harus dikirim kembali, desainer halaman Web dinamis yang dihasilkan dapat mengontrol HTTP header dikirim kembali ke pengguna meminta, sehingga sementara atau sensitif halaman tidak cache. Internet banking dan situs berita sering menggunakan fasilitas ini. Data yang diminta dengan 'GET' HTTP mungkin cache jika kondisi lain terpenuhi, data yang diperoleh dalam menanggapi sebuah 'POST' diasumsikan untuk tergantung pada data yang telah diposting dan karenanya tidak cache. <br /> sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/World_Wide_Web <div style='clear: both;'></div> </div> <div class='post-footer'> <div class='post-footer-line post-footer-line-1'> <span class='post-author vcard'> Diposting oleh <span class='fn' itemprop='author' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/Person'> <meta content='https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902' itemprop='url'/> <a class='g-profile' href='https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902' rel='author' title='author profile'> <span itemprop='name'>rurinuyin rimadhany</span> </a> </span> </span> <span class='post-timestamp'> di <meta content='http://rurinuyin.blogspot.com/2011/10/world-wide-web.html' itemprop='url'/> <a class='timestamp-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/10/world-wide-web.html' rel='bookmark' title='permanent link'><abbr class='published' itemprop='datePublished' title='2011-10-17T02:40:00-07:00'>02.40</abbr></a> </span> <span class='post-comment-link'> <a class='comment-link' href='https://www.blogger.com/comment/fullpage/post/7628233164651608821/4062809404588927271' onclick=''> Tidak ada komentar: </a> </span> <span class='post-icons'> <span class='item-action'> <a href='https://www.blogger.com/email-post/7628233164651608821/4062809404588927271' title='Posting Email'> <img alt='' class='icon-action' height='13' src='https://resources.blogblog.com/img/icon18_email.gif' width='18'/> </a> </span> <span class='item-control blog-admin pid-1285455800'> <a href='https://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&from=pencil' title='Edit Entri'> <img alt='' class='icon-action' height='18' src='https://resources.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif' width='18'/> </a> </span> </span> <div class='post-share-buttons goog-inline-block'> <a class='goog-inline-block share-button sb-email' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&target=email' target='_blank' title='Kirimkan Ini lewat Email'><span class='share-button-link-text'>Kirimkan Ini lewat Email</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-blog' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&target=blog' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=270,width=475"); return false;' target='_blank' title='BlogThis!'><span class='share-button-link-text'>BlogThis!</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-twitter' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&target=twitter' target='_blank' title='Bagikan ke X'><span class='share-button-link-text'>Bagikan ke X</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-facebook' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&target=facebook' onclick='window.open(this.href, "_blank", "height=430,width=640"); return false;' target='_blank' title='Berbagi ke Facebook'><span class='share-button-link-text'>Berbagi ke Facebook</span></a><a class='goog-inline-block share-button sb-pinterest' href='https://www.blogger.com/share-post.g?blogID=7628233164651608821&postID=4062809404588927271&target=pinterest' target='_blank' title='Bagikan ke Pinterest'><span class='share-button-link-text'>Bagikan ke Pinterest</span></a> </div> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-2'> <span class='post-labels'> </span> </div> <div class='post-footer-line post-footer-line-3'> <span class='post-location'> </span> </div> </div> </div> </div> </div></div> </div> <div class='blog-pager' id='blog-pager'> <span id='blog-pager-newer-link'> <a class='blog-pager-newer-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/' id='Blog1_blog-pager-newer-link' title='Postingan Lebih Baru'>Postingan Lebih Baru</a> </span> <span id='blog-pager-older-link'> <a class='blog-pager-older-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/search?updated-max=2011-10-17T02:40:00-07:00&max-results=20&start=16&by-date=false' id='Blog1_blog-pager-older-link' title='Postingan Lama'>Postingan Lama</a> </span> <a class='home-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/'>Beranda</a> </div> <div class='clear'></div> <div class='blog-feeds'> <div class='feed-links'> Langganan: <a class='feed-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/feeds/posts/default' target='_blank' type='application/atom+xml'>Postingan (Atom)</a> </div> </div> </div></div> </div> </div> <div class='column-left-outer'> <div class='column-left-inner'> <aside> </aside> </div> </div> <div class='column-right-outer'> <div class='column-right-inner'> <aside> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-1'><div class='widget LinkList' data-version='1' id='LinkList1'> <h2>gunadarma</h2> <div class='widget-content'> <ul> <li><a href='http://ilab.gunadarma.ac.id/'>http://ilab.gunadarma.ac.id</a></li> <li><a href='http://baak.gunadarma.ac.id/'>http://baak.gunadarma.ac.id</a></li> <li><a href='http://v-class.gunadarma.ac.id/'>http://v-class.gunadarma.ac.id</a></li> <li><a href='http://staffsite.gunadarma.ac.id/'>http://staffsite.gunadarma.ac.id</a></li> <li><a href='http://studentsite.gunadarma.ac.id/'>http://studentsite.gunadarma.ac.id</a></li> <li><a href='http://gunadarma.ac.id/'>http://gunadarma.ac.id</a></li> </ul> <div class='clear'></div> </div> </div></div> <table border='0' cellpadding='0' cellspacing='0' class='section-columns columns-2'> <tbody> <tr> <td class='first columns-cell'> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-2-1'><div class='widget Followers' data-version='1' id='Followers1'> <h2 class='title'>Pengikut</h2> <div class='widget-content'> <div id='Followers1-wrapper'> <div style='margin-right:2px;'> <div><script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <div id="followers-iframe-container"></div> <script type="text/javascript"> window.followersIframe = null; function followersIframeOpen(url) { gapi.load("gapi.iframes", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { window.followersIframe = gapi.iframes.getContext().openChild({ url: url, where: document.getElementById("followers-iframe-container"), messageHandlersFilter: gapi.iframes.CROSS_ORIGIN_IFRAMES_FILTER, messageHandlers: { '_ready': function(obj) { window.followersIframe.getIframeEl().height = obj.height; }, 'reset': function() { window.followersIframe.close(); followersIframeOpen("https://www.blogger.com/followers/frame/7628233164651608821?colors\x3dCgt0cmFuc3BhcmVudBILdHJhbnNwYXJlbnQaByMzMzMzMzMiByM5OTExNDQqC3RyYW5zcGFyZW50MgcjNjY2NjY2OgcjMzMzMzMzQgcjOTkxMTQ0SgcjMDAwMDAwUgcjOTkxMTQ0Wgt0cmFuc3BhcmVudA%3D%3D\x26pageSize\x3d21\x26hl\x3did\x26origin\x3dhttps://rurinuyin.blogspot.com"); }, 'open': function(url) { window.followersIframe.close(); followersIframeOpen(url); } } }); } }); } followersIframeOpen("https://www.blogger.com/followers/frame/7628233164651608821?colors\x3dCgt0cmFuc3BhcmVudBILdHJhbnNwYXJlbnQaByMzMzMzMzMiByM5OTExNDQqC3RyYW5zcGFyZW50MgcjNjY2NjY2OgcjMzMzMzMzQgcjOTkxMTQ0SgcjMDAwMDAwUgcjOTkxMTQ0Wgt0cmFuc3BhcmVudA%3D%3D\x26pageSize\x3d21\x26hl\x3did\x26origin\x3dhttps://rurinuyin.blogspot.com"); </script></div> </div> </div> <div class='clear'></div> </div> </div></div> </td> <td class='columns-cell'> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-2-2'><div class='widget Profile' data-version='1' id='Profile1'> <h2>Mengenai Saya</h2> <div class='widget-content'> <a href='https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902'><img alt='Foto saya' class='profile-img' height='80' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibAaE5ctEgkveS5-qdiin8SmNdiVlJGFzAl7OgPNKjB8x6pIgJpOZahtBVg_h6V_-yQwMv_WzYzCbnY9FZV7cuC7aC2B5uarZnRfkh9Zce3C4PpOCnw9JlgYxdg4Q0Zw/s220/12049615_1196462640369261_4297716929997981153_n.jpg' width='60'/></a> <dl class='profile-datablock'> <dt class='profile-data'> <a class='profile-name-link g-profile' href='https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902' rel='author' style='background-image: url(//www.blogger.com/img/logo-16.png);'> rurinuyin rimadhany </a> </dt> <dd class='profile-data'>depok, jawa barat, Indonesia</dd> </dl> <a class='profile-link' href='https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902' rel='author'>Lihat profil lengkapku</a> <div class='clear'></div> </div> </div></div> </td> </tr> </tbody> </table> <div class='sidebar section' id='sidebar-right-3'><div class='widget BlogArchive' data-version='1' id='BlogArchive1'> <h2>Arsip Blog</h2> <div class='widget-content'> <div id='ArchiveList'> <div id='BlogArchive1_ArchiveList'> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate expanded'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy toggle-open'> ▼  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/'> 2013 </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(5)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate expanded'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy toggle-open'> ▼  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/06/'> Juni </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> <ul class='posts'> <li><a href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/06/bentuk-bentuk-utama-dalam-terapi.html'>Bentuk-bentuk Utama dalam Terapi</a></li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/05/'> Mei </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/04/'> April </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2013/01/'> Januari </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> </li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2012/'> 2012 </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(6)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2012/11/'> November </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2012/10/'> Oktober </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2012/03/'> Maret </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2012/01/'> Januari </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/'> 2011 </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(26)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/12/'> Desember </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(3)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/11/'> November </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/10/'> Oktober </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(3)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/09/'> September </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/05/'> Mei </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(5)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/04/'> April </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/03/'> Maret </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(9)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/02/'> Februari </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(2)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2011/01/'> Januari </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(1)</span> </li> </ul> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2010/'> 2010 </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(10)</span> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2010/12/'> Desember </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(4)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2010/11/'> November </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(3)</span> </li> </ul> <ul class='hierarchy'> <li class='archivedate collapsed'> <a class='toggle' href='javascript:void(0)'> <span class='zippy'> ►  </span> </a> <a class='post-count-link' href='https://rurinuyin.blogspot.com/2010/10/'> Oktober </a> <span class='post-count' dir='ltr'>(3)</span> </li> </ul> </li> </ul> </div> </div> <div class='clear'></div> </div> </div></div> </aside> </div> </div> </div> <div style='clear: both'></div> <!-- columns --> </div> <!-- main --> </div> </div> <div class='main-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> <footer> <div class='footer-outer'> <div class='footer-cap-top cap-top'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> <div class='fauxborder-left footer-fauxborder-left'> <div class='fauxborder-right footer-fauxborder-right'></div> <div class='region-inner footer-inner'> <div class='foot section' id='footer-1'><div class='widget Image' data-version='1' id='Image1'> <h2>love, life..</h2> <div class='widget-content'> <img alt='love, life..' height='226' id='Image1_img' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqJk7G-R8RrNsTuFYQXy96TYh2o4gg1MLB4iitQIEfn9tCOfoDLVt4GEKUF94aR-KkiHZFDFNpCscHnhwT-2qVp1L2nFgADjjZQ5fP4sZvA78KTxKhsLz311n2iB0-5QXIinaqkG9Nig4/s1600-r/cat.jpg' width='303'/> <br/> </div> <div class='clear'></div> </div></div> <table border='0' cellpadding='0' cellspacing='0' class='section-columns columns-2'> <tbody> <tr> <td class='first columns-cell'> <div class='foot no-items section' id='footer-2-1'></div> </td> <td class='columns-cell'> <div class='foot no-items section' id='footer-2-2'></div> </td> </tr> </tbody> </table> <!-- outside of the include in order to lock Attribution widget --> <div class='foot section' id='footer-3' name='Footer'><div class='widget Attribution' data-version='1' id='Attribution1'> <div class='widget-content' style='text-align: center;'> Tema Jendela Gambar. Gambar tema oleh <a href='http://www.istockphoto.com/googleimages.php?id=5393247&platform=blogger&langregion=id' target='_blank'>nicolas_</a>. Diberdayakan oleh <a href='https://www.blogger.com' target='_blank'>Blogger</a>. </div> <div class='clear'></div> </div></div> </div> </div> <div class='footer-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> </footer> <!-- content --> </div> </div> <div class='content-cap-bottom cap-bottom'> <div class='cap-left'></div> <div class='cap-right'></div> </div> </div> </div> <script type='text/javascript'> window.setTimeout(function() { document.body.className = document.body.className.replace('loading', ''); }, 10); </script> <script type="text/javascript" src="https://www.blogger.com/static/v1/widgets/4033524873-widgets.js"></script> <script type='text/javascript'> window['__wavt'] = 'ACvIOeAlNUr2ROOSbvftPnsp4Dh1:1785975096373';_WidgetManager._Init('//www.blogger.com/rearrange?blogID\x3d7628233164651608821','//rurinuyin.blogspot.com/search','7628233164651608821'); _WidgetManager._SetDataContext([{'name': 'blog', 'data': {'blogId': '7628233164651608821', 'title': 'Rurin Rimadhany', 'url': 'https://rurinuyin.blogspot.com/search', 'canonicalUrl': 'http://rurinuyin.blogspot.com/search', 'homepageUrl': 'https://rurinuyin.blogspot.com/', 'searchUrl': 'https://rurinuyin.blogspot.com/search', 'canonicalHomepageUrl': 'http://rurinuyin.blogspot.com/', 'blogspotFaviconUrl': 'https://rurinuyin.blogspot.com/favicon.ico', 'bloggerUrl': 'https://www.blogger.com', 'hasCustomDomain': false, 'httpsEnabled': true, 'enabledCommentProfileImages': true, 'gPlusViewType': 'FILTERED_POSTMOD', 'adultContent': false, 'analyticsAccountNumber': '', 'encoding': 'UTF-8', 'locale': 'id', 'localeUnderscoreDelimited': 'id', 'languageDirection': 'ltr', 'isPrivate': false, 'isMobile': false, 'isMobileRequest': false, 'mobileClass': '', 'isPrivateBlog': false, 'isDynamicViewsAvailable': true, 'feedLinks': '\x3clink rel\x3d\x22alternate\x22 type\x3d\x22application/atom+xml\x22 title\x3d\x22Rurin Rimadhany - Atom\x22 href\x3d\x22https://rurinuyin.blogspot.com/feeds/posts/default\x22 /\x3e\n\x3clink rel\x3d\x22alternate\x22 type\x3d\x22application/rss+xml\x22 title\x3d\x22Rurin Rimadhany - RSS\x22 href\x3d\x22https://rurinuyin.blogspot.com/feeds/posts/default?alt\x3drss\x22 /\x3e\n\x3clink rel\x3d\x22service.post\x22 type\x3d\x22application/atom+xml\x22 title\x3d\x22Rurin Rimadhany - Atom\x22 href\x3d\x22https://www.blogger.com/feeds/7628233164651608821/posts/default\x22 /\x3e\n', 'meTag': '\x3clink rel\x3d\x22me\x22 href\x3d\x22https://www.blogger.com/profile/02342001080860685902\x22 /\x3e\n', 'adsenseHostId': 'ca-host-pub-1556223355139109', 'adsenseHasAds': false, 'adsenseAutoAds': false, 'boqCommentIframeForm': true, 'loginRedirectParam': '', 'isGoogleEverywhereLinkTooltipEnabled': true, 'view': '', 'dynamicViewsCommentsSrc': '//www.blogblog.com/dynamicviews/4224c15c4e7c9321/js/comments.js', 'dynamicViewsScriptSrc': '//www.blogblog.com/dynamicviews/340f2c537a436b3e', 'plusOneApiSrc': 'https://apis.google.com/js/platform.js', 'disableGComments': true, 'interstitialAccepted': false, 'sharing': {'platforms': [{'name': 'Dapatkan link', 'key': 'link', 'shareMessage': 'Dapatkan link', 'target': ''}, {'name': 'Facebook', 'key': 'facebook', 'shareMessage': 'Bagikan ke Facebook', 'target': 'facebook'}, {'name': 'BlogThis!', 'key': 'blogThis', 'shareMessage': 'BlogThis!', 'target': 'blog'}, {'name': 'X', 'key': 'twitter', 'shareMessage': 'Bagikan ke X', 'target': 'twitter'}, {'name': 'Pinterest', 'key': 'pinterest', 'shareMessage': 'Bagikan ke Pinterest', 'target': 'pinterest'}, {'name': 'Email', 'key': 'email', 'shareMessage': 'Email', 'target': 'email'}], 'disableGooglePlus': true, 'googlePlusShareButtonWidth': 0, 'googlePlusBootstrap': '\x3cscript type\x3d\x22text/javascript\x22\x3ewindow.___gcfg \x3d {\x27lang\x27: \x27id\x27};\x3c/script\x3e'}, 'hasCustomJumpLinkMessage': false, 'jumpLinkMessage': 'Baca selengkapnya', 'pageType': 'index', 'pageName': '', 'pageTitle': 'Rurin Rimadhany'}}, {'name': 'features', 'data': {}}, {'name': 'messages', 'data': {'edit': 'Edit', 'linkCopiedToClipboard': 'Tautan disalin ke papan klip!', 'ok': 'Oke', 'postLink': 'Tautan Pos'}}, {'name': 'template', 'data': {'name': 'Picture Window', 'localizedName': 'Jendela Gambar', 'isResponsive': false, 'isAlternateRendering': false, 'isCustom': false, 'variant': 'shade', 'variantId': 'shade'}}, {'name': 'view', 'data': {'classic': {'name': 'classic', 'url': '?view\x3dclassic'}, 'flipcard': {'name': 'flipcard', 'url': '?view\x3dflipcard'}, 'magazine': {'name': 'magazine', 'url': '?view\x3dmagazine'}, 'mosaic': {'name': 'mosaic', 'url': '?view\x3dmosaic'}, 'sidebar': {'name': 'sidebar', 'url': '?view\x3dsidebar'}, 'snapshot': {'name': 'snapshot', 'url': '?view\x3dsnapshot'}, 'timeslide': {'name': 'timeslide', 'url': '?view\x3dtimeslide'}, 'isMobile': false, 'title': 'Rurin Rimadhany', 'description': 'me and my self..', 'url': 'https://rurinuyin.blogspot.com/search', 'type': 'feed', 'isSingleItem': false, 'isMultipleItems': true, 'isError': false, 'isPage': false, 'isPost': false, 'isHomepage': false, 'isArchive': false, 'isSearch': true, 'isLabelSearch': false, 'search': {}}}]); _WidgetManager._RegisterWidget('_NavbarView', new _WidgetInfo('Navbar1', 'navbar', document.getElementById('Navbar1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_HeaderView', new _WidgetInfo('Header1', 'header', document.getElementById('Header1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_ProfileView', new _WidgetInfo('Profile2', 'crosscol', document.getElementById('Profile2'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogView', new _WidgetInfo('Blog1', 'main', document.getElementById('Blog1'), {'cmtInteractionsEnabled': false, 'lightboxEnabled': true, 'lightboxModuleUrl': 'https://www.blogger.com/static/v1/jsbin/402556335-lbx.js', 'lightboxCssUrl': 'https://www.blogger.com/static/v1/v-css/828616780-lightbox_bundle.css'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_LinkListView', new _WidgetInfo('LinkList1', 'sidebar-right-1', document.getElementById('LinkList1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_FollowersView', new _WidgetInfo('Followers1', 'sidebar-right-2-1', document.getElementById('Followers1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_ProfileView', new _WidgetInfo('Profile1', 'sidebar-right-2-2', document.getElementById('Profile1'), {}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_BlogArchiveView', new _WidgetInfo('BlogArchive1', 'sidebar-right-3', document.getElementById('BlogArchive1'), {'languageDirection': 'ltr', 'loadingMessage': 'Memuat\x26hellip;'}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_ImageView', new _WidgetInfo('Image1', 'footer-1', document.getElementById('Image1'), {'resize': true}, 'displayModeFull')); _WidgetManager._RegisterWidget('_AttributionView', new _WidgetInfo('Attribution1', 'footer-3', document.getElementById('Attribution1'), {}, 'displayModeFull')); </script> </body> </html>